KPU Optimis Partisipasi Pemilu di Atas 75 Persen

Bandung, Sayangi.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum Ferry Kurnia Rizkiansyah menyatakan optimalisasi sosialisasi Pemilu yang digelar selama bertahun-tahun diharapkan bisa mendorong partisipasi Pemilu 2014 di atas 75 persen.

“KPU telah menggulirkan langkah-langkah penanggulangan agar tingkat partisipasi masyarakat bisa kembali meningkat,” kata Ferry pada sosialisasi di Kampus Universitas Padjadjaran Bandung, Sabtu (29/3), seperti dikutip Antara.

Langkah penanggulangan yang dimaksudkan oleh Ferry antara lain dengan mengajak partisipasi kelompok marginal, pendidikan calon pemilih serta sosialisasi pemilu ke berbagai pihak.

“Target KPU untuk Pemilu 2014 ini adalah angka partisipasi pemilih diharapkan bisa melampaui 75 persen,” katanya.

Ia mengakui tingkat partisipasi masyarakat Indonesia dalam Pemilu cenderung terus menurun. Pada pemilu 1999 tingkat pertisipasi masyarakat mencapai 93 persen, namun pada pemilu 2009 lalu hanya mencapai 73 persen.

Menurut dia hal ini menjadi perhatian serius bagi pihak KPU. Bila terus dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan pada pemilu 9 April nanti angka partisipasi masyarakat akan terus menurun.

Angka partisipasi masyarakat yang terus menurun ini menurutnya dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor tersebut diantaranya adalah penegakan hukum yang rendah serta kinerja pemerintah yang dianggap tidak maksimal.

“Selain itu ada juga faktor lain seperti tingginya angka golput. Bahkan angka ini diperburuk dengan sebagian kalangan yang menganggap citra buruk DPR,” katanya.

Sementara itu pakar komunikasi politik dari Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad Dr Antar Venus menyatakan target yang ditetapkan KPU cukup realistis. Ia berpendapat KPU masih berpeluang besar mencapai target tersebut karena masih tingginya angka masyarakat yang belum menentukan sikap untuk memilih atau massa mengambang.

“Target 75 persen masih berpeluang besar tercapai karena masih ada sebesar 42 persen calon pemilih yang belum menentukan sikap, kata Venus.

Bahkan menurutnya bila dikaitkan dengan partisipasi politik bisa jadi Pemilu kali ini akan mencapai angka partisipasi 82 persen.