Ini Puisi Baru Fadli Zon Untuk (Boneka) Jokowi

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Tampaknya Gerindra terus menggelontorkan puisi sindiran ke PDIP. Setelah membuat puisi berjudul  “Air Mata Buaya”, “Sajak Seekor Ikan”, dan “Menuju Indonesia Raya”, kali ini Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membuat sebuah puisi berjudul “Sajak Tentang Boneka”

Seperti puisi-puisi sebelumnya, puisi berjudul “Sajak Tentang Boneka” ini berisi sindiran-sindiran. Jika puisi-puisi sebelumnya sindiran itu dialamatkan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Elit Partai dan Jokowi, Puisi terbaru Fadli Zon ini lebih dialamatkan kepada Capres PDIP Jokowi.

Puisi ini menceritakan tentang sebuah boneka yang bebas diperjualbelikan tergantung penawaran. Di sebuah bait diceritakan tentang boneka yang selalu mengabdi kepada tuannya siang dan malam.

Dalam bait lain, digambarkan sebuah boneka bisa dibuang kapan saja. Dia tidak punya agenda atau kemauan kecuali atas kemauan sang pemilik.

Berikut adalah puisi Fadli Zon berjudul “Sajak Tentang Boneka” yang diterima Sayangi.com, Kamis (3/4).

Sajak Tentang Boneka

Sebuah boneka berbaju kotak merah muda rebah di pinggir kota
Boneka tak bisa bersuara kecuali satu dua kata

Boneka tak punya wacana kecuali tentang dirinya
Boneka tak punya pikiran karena otaknya utuh tersimpan

Boneka tak punya rasa karena itu milik manusia
Boneka tak punya hati karena memang benda mati

Boneka tak punya harga diri apalagi nurani dalam kamus besar
Boneka tak ada kata jujur, percaya dan setia

Boneka bebas diperjualbelikan tergantung penawaran
Boneka jadi alat mainan bobok-bobokan atau lucu-lucuan

Boneka mengabdi pada sang tuan siang dan malam
Boneka bisa dipeluk mesra

Boneka bisa dibuang kapan saja
Sebuah boneka tak punya agenda kecuali kemauan pemiliknya

Fadli Zon, 3 April 2014