Beredar Video Penangkapan Ustadz Guntur Bumi di Bandara

Foto: Istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Perkara pencurian emas 200 gram yang dituduhkan salah satu mantan pasien terhadap Ustad Guntur Bumi (UGB) ternyata bukan hisapan jempol belaka. Pihak korban Yustdiana Hakim, istri pengusaha asal Balikpapan membeberkan bukti-bukti terkait pencurian yang dilakukan UGB 2 tahun lalu itu dikediamannya.

Tak hanya rekaman CCTV yang memperlihatkan saat UGB sedang berada dikediaman Yustdiana, sebuah video rekaman terkait penangkapan UGB di bandara Balikpapan pun tengah beredar dibeberapa pemberitaan.

Berdasarkan penelusuran Sayangi.com pada sebuah tayangan berita Selebrita Pagi di stasiun tv Trans 7, Jum’at (11/4/2014), video rekaman berdurasi 0.45 detik itu memperlihatkan detik-detik saat UGB diinterogasi pihak kepolisian di bandara.

“Ini bukti adanya perkara pencurian emas yang dilakukan UGB, video rekaman saat UGB diinterogasi pihak kepolisian itu berlokasi di bandara, 2 tahun lalu,” ujar Herdian Saksono, kuasa hukum Yustdiana Hakim.

Lebih lanjut Herdian menjelaskan, setelah memeriksa dan mengintrogasi, polisi menemukan perhiasan emas seberat 200 gram milik kliennya itu di tas pinggang UGB.

“Iya, akhirnya polisi menemukan perhiasan emas itu di saku tas pinggang UGB,” imbuhnya.

Dalam jumpa pers sebelumnya, Yustdiana juga membeberkan cerita terkait pencurian yang dilakukan UGB di kediamannya hingga detik-detik penangkapan UGB di bandara.

“Dia (UGB) melakukan pengobatan di rumah klien kami di Balikpapan. Dia melakukan pengobatan di lantai 3. Setelah selesai, dia (UGB) turun ke kamar istri klien kami. Nah di situlah dia mencuri sebanyak 200 gram” ujar M. Yahya Rasyid, kuasa hukum Yustdiana Hakim beberapa waktu lalu.

Yustdiana juga mengungkapkan bahwa kala itu terjadi penangkapan Ustad Guntur Bumi saat di bandara, sesaat sebelum meninggalkan Balikpapan. Namun kala itu Yustdiana memutuskan memaafkan UGB dan meminta kepolisian untuk melepaskan UGB lantaran dirinya diminta UGB untuk mengikhlaskan perhiasan emas yang hilang itu, pun kala itu dirinya sedang melaksanakan puasa Ramadhan. Yustdiana bahkan menegaskan bahwa ada saksi-saksi dari petugas bandara kala itu.

Adapun alasan Yustdiana kembali memperkarakan kasus pencurian UGB ini, lantaran ingin agar UGB mengembalikan segala kerugian para mantan pasiennya yang merasa dirugikan.(SIS)