Bupati: Ditemukan 88 Korban Musibah Kapal Peziarah

Kupang, Sayangi.com – Bupati Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Yoseph Lagadoni Herin mengatakan, sesuai laporan kepolisian hingga kini sudah ditemukan 88 korban musibah tenggelamnya kapal peziarah di Selat Gonzalu pada Jumat (18/4/2014). Dari jumlah itu, tujuh orang di antaranya meninggal dunia.

Dari 88 orang yang sudah ditemukan itu, tujuh orang meninggal dunia, 53 orang dirawat di RSUD Larantuka dan lainnya sudah dipulangkan. Hal itu diungkapkan Yoseph Lagadoni Herin, Sabtu (19/4/2014) terkait perkembangan pencarian korban tenggelamnya kapal peziarah laut di Larantuka.

Kapal Nelayan Bakti No.74 yang tenggelam di perairan Pantai Palo, Kota Rowido, Sarotari Tengah, Kecamatan Larantuka atau lebih dikenal dengan sebutan Selat Gonzalu itu, diperkirakan bermuatan lebih dari seratus orang peziarah.

Dia mengatakan, polisi bersama instansi terkait masih terus melakukan penyisiran untuk mencari korban lainnya.

Pemerintah, kata dia, belum dapat memastikan jumlah penumpang yang berada di dalam kapal ikan milik Nelayan Bhakti itu.

Saat ini, kata dia, Pemerintah Kabupaten Flores Timur sudah membuka posko di Kelurahan Lewolere, untuk menerima laporan dari keluarga korban.

Korban yang ditemukan meninggal dunia antara lain Suster Epifani, CIJ yang juga kepala sekolah Stipas Waibalun, Adelius Tua Doken (7) warga Lembata, Dede Badin (9) warga Lewolere, Maria Nogo Werang(36) warga Lewolere, Marlina Wangge (32) warga Lembata, Andreas T. Kleden (2).