Fenomenal! Kota Ini Berpenduduk Orang Kembar

Foto: Vizinhosdeutero.blogspot

Brazil, Sayangi.com – Jika Anda sedang melancong ke Brazil dan berkunjung Candido Godoi, jangan heran bila Anda menemukan banyak sekali penduduk disana yang berwajah sama alias kembar. Candido Godoi yang terletak di Selatan Brazil ini memang lebih sering dijuluki Twin Land. Hal tersebut di karenakan tingginya angka jumlah kelahiran kembar di kota terpencil tersebut.

Bahkan setiap tahun, sekitar 10 persen dari kehamilan para penduduk wanita dikota ini menghasilkan kelahiran kembar. Angka tersebut diketahui 1000 persen lebih tinggi dari rata-rata kelahiran kembar secara global diseluruh dunia seperti dilansir laman Amusing Planet.

Mengenai fenomena aneh ini, beberapa orang santer menyebutkan bahwa penyebab kelahiran kembar tersebut adalah sumber air yang berada di Candido Godoi. Selain itu sempat pula disebutkan bahwa orang yang paling bertanggung jawab atas fenomena banyaknya kelahiran kembar di kota terpencil itu adalah Dr Joseph Mengele. Mengele merupakan salah satu pengikut Hitler.

Memang nama Mengele sendiri cukup terkenal selama perang. Mengele dikenal karena banyak melakukan percobaan medis mengerikan terhadap para tahanannya pada waktu itu. Selain itu Mengele juga dikabarkan sempat tertarik pada keunikan suatu gen tertentu yang dapat menghasilkan kelahiran kembar.

Ketika perang berakhir, Mengele diyakini melarikan diri ke Brasil atau lebih tepatnya ke daerah Candido Godoi dan menyamar sebagai dokter. Selain itu dikabarkan bahwa dia seringkali menawarkan pengobatan medis untuk kaum perempuan dikota terpencil tersebut. Tidak hanya memberikan pengobatan gratis, namun Mengele juga memberikan para perempuan tersebut ramuan serta  obat-obatan, yang diyakini telah merangsang hormon untuk kelahiran kembar.

Namun, para peneliti menyangkal bahwa Mengele merupakan alasan di balik fenomena aneh ini. Setelah para peneliti yang dipimpin oleh ahli genetika Brasil, Ursula Matte melakukan tes terhadap 30 keluarga. Hasilnya diketahui bahwa gen tertentu memang lebih sering ditemukan pada ibu yang terlahir kembar, dibandingkan dengan ibu yang tidak terlahir kembar. Hal ini disebabkan karena tingkat perkawinan sedarah di kota kecil ini sangat tinggi, sehingga jumlah kelahiran kembar pasti sering terjadi.

Selain itu para tim peneliti tersebut juga meneliti air yang dikonsumsi oleh penduduk kota tersebut, namun mereka tidak menemukan kelainan atau terdapatnya mineral aneh di dalam sumber air tersebut. Tidak hanya itu saja, para peneliti juga menganalisa dari 6.000 sertifikat baptis di Candido Godoi selama 80 tahun terakhir. Mereka menemukan bahwa fenomena kelahiran kembar ini memang sudah terjadi jauh sebelum Mengele tiba dikota tersebut.(SIS)