Kembali, Sejumlah Ibu-Ibu Demo Tolak Pencapresan Jokowi

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam Aliansi Penduduk Jakarta mendatangi Balaikota Jakarta, Senin (21/4).  Kedatangan mereka dikatakan untuk mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan janji-janjinya yang pernah diucapkan sebelum menjabat menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta. Mereka meminta Jokowi menyelesaikan tugasnya di Jakarta selama lima tahun.

Dalam orasinya, Nurdiyati juga menagih janji Jokowi akan mengatasi banjir dan kemacetan di Jakarta. Ia juga menyinggung Jokowi yang pernah mengatakan “banjir Jakarta itu tidak sulit-sulit amat diatasi.”

“Nyatanya baru setahun lebih menjabat, sudah terjadi dua kali banjir besar,” tegasnya.

Nurdiyati juga mengajak massa demonstran menyerukan yel-yel  dengan nada lagu anak-anak “Naik-naik ke Puncak Gunung” yang diganti dengan lirik “Ingat-ingat janji manismu.”

Selain menyanyikan lagu sindiran tentang Jokowi yang tidak tepat janji, sejumlah demonstran tersebut juga membawa roti buaya sebagai simbol dari subyek penipu. Ia sengaja membawa roti buaya tersebut untuk diserahkan langsung kepada Jokowi.

“Pak Jokowi belum memenuhi janjinya. Diantara janjinya adalah akan memimpin Jakarta selama lima tahun,” kata Nurdiyati dalam orasinya.

Massa berharap agar Jokowi tetap menjadi gubernur DKI Jakarta untuk menepati janji-janjinya dan tidak tergiur jabatan lain.

Sebelumnya telah beberapa kali aksi ibu-ibu menuntut agar Jokowi tetap memimpin Pemprov DKI. Dengan tuntutan yang sama, berbagai macam bentuk aksi pernah terlihat di Balaikota. Salahsatunya, aksi membelikan tiket Jokowi untuk di minta pulang ke kota asalnya, Jika mantan Walikota Solo tersebut tetap maju sebagai menjadi capres. (SL)