Pengembang Siap Layani Sektor Informal

sayangi.com/doc

Semarang, Sayangi.com – Pengembang perumahan siap melayani sektor informal yang sebagian besar diantara mereka belum memiliki hunian layak.

“Mengenai program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) untuk sektor informal ini REI Jateng sangat mendukung,” ujar Wakil Ketua Bidang Rumah Sederhana DPD REI Jawa Tengah Andi Kurniawan di Semarang, Rabu (23/4).

Sektor informal yang dimaksud antara lain pedagang pasar dan kaki lima. Toh demikian, secara teknis rencana itu masih dibicarakan di tingkat pusat.

“Intinya segmentasi dari FLPP ini adalah mereka yang non bankable, kesulitan mendapatkan fasilitas kredit dari bank,” jelasnya.

Andi mengatakan, tanpa bantuan dari Pemerintah, misal melalui program FLPP tentu sektor informal akan kesulitan memenuhi kebutuhan akan papan.

“Harapannya harga rumah bisa lebih rendah dari RP105 juta, angka tersebut kan batas maksimal, dengan strategi yang diterapkan bisa saja harga tidak sampai segitu,” jelasnya.

Untuk menekan harga, satu diantaranya dengan membangun rumah di lokasi yang berada jauh dari kota namun memiliki fasilitas transportasi memadai.

“Mereka ini tidak bekerja dengan waktu yang ditentukan, misalnya pedagang bisa menjual mulai siang sehingga jika lokasi jauh dengan tipe rumah yang bisa diturunkan maka akan menekan harga,” jelasnya.

Andi berpendapat lembaga keuangan tetap akan tertarik mendukung program itu. Namun dengan sistem pembayaran yang lebih ringan.

“Sistem pembayaran yang bisa dilakukan misalnya dengan cara pembayaran mingguan, saya kira pedagang akan mampu melakukannya,” ujarnya. (MD/ant)

Berita Terkait

BAGIKAN