Kisah Haru, Pria Berpenis Buatan Ini Akhirnya Bisa Jadi Ayah

Foto: Mirror.co.uk

New York, Sayangi.com – Dengan kondisi alat kelamin hasil rekonstruksi atau disebut juga penis buatan, Mike Moore nyaris tidak pernah berpikir bisa memeluk seorang bayi laki-laki darah dagingnya. Namun kemudian, pria asal Mississippi, Amerika Serikat ini malah mencetak sejarah dunia medis sebagai ayah dengan penis buatan.

Lantaran operasi sunat yang gagal, Moore kecil harus merelakan sebagian penisnya diamputasi. Selama bertahun-tahun ia di-bully orang disekitarnya. Pernikahan pertamanya pun harus gagal. Belum lagi kala ia harus berjuang dengan depresi berkepanjangan yang dideritanya. Hidup baginya mungkin terasa neraka.

Namun sejak Oktober lalu, neraka itu berakhir sudah setelah Memphis, bayi laki-laki hasil buah cintanya dengan Heather (25) istri barunya, terlahir ke dunia.

“Satu hal yang paling saya inginkan adalah keluarga. Saya tak berpikir ini akan terjadi, memiliki anak, memiliki istri yang mencintai saya apa adanya. Ini yang membuat saya depresi berat,” kata pria berusia 30 tahun itu seperti dilansir Nydaily News, Kamis (24/4/2014).

Menurut Moore, istri pertamanya tampak tak bisa menerima kenyataan dengan apa yang dimilikinya. Namun, pada 2011, ia bertemu dengan Heather. “Dia menerima saya seperti siapa saya,” katanya.

Untuk memiliki penis, Moore harus tiga kali menjalani prosedur rekonstruksi. Pada 2007 silam, Moore terbang sejauh 2.200 kilometer ke California untuk bertemu seorang dokter bedah bernama Dr Gordon Lee. Sang dokter kemudian mengambil kulit paha Moore untuk membuat organ penis dan itu operasi bedah itu berhasil.

“Kisahnya sejauh yang saya tahu merupakan yang pertama di dunia untuk penis rekonstruksi yang memiliki bayi,” ujar Dr Lee.

Setelah berbulan-bulan melakukan inseminasi buatan dengan menggunakan sperma, akhirnya Heather kala itu bisa hamil. Kandungannya tak bermasalah, pun Memphis terlahir normal. Keduanya kini tengah berusaha memiliki anak yang kedua.(SIS)