Warga Mukomuko Tak Tertarik Menjadi TKI

antara

Mukomuko, Sayangi.com – Pejabat Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengatakan hingga kini warga setempat tidak ada yang tertarik bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri.

“Belum lama ini ada tawaran bagi warga bekerja ke luar negeri dari penyalur resmi tenaga kerja di Palembang, tetapi tidak ada warga yang tertarik,” kata Kabid Ketenagakerjaan Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Mukomuko, Zulkisman, di Mukomuko, Jumat (25/4) malam.

Ia mengatakan, pihaknya telah menyosialisasikan peluang bekerja keluar negeri tersebut kepada warga yang tersebar di 15 kecamatan di daerah itu, tetapi tidak ada yang tertarik.

Padahal, kata dia, peluang ini merupakan kesempatan bagi daerah itu untuk mengurangi angka pengangguran. Namun warga justru memilih tetap bertahan menjadi buruh di daerahnya.

Menurut dia, warga memilih tetap bekerja di daerah itu meskipun hanya sebagai buruh harian lepas (BHL) yang hanya memanen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, karena penghasilannya besar.

“Dalam satu hari saja, mereka bisa memperoleh penghasilan sebesar Rp200.000 dari hasil memanen TBS kelapa sawit,” ujarnya.

Ia mengatakan, sebenarnya kalau mau bekerja di daerah itu, tidak ada warga yang menjadi pengangguran. Masih ada warga pada usia kerja di atas 20 tahun masih menganggur karena mereka “gengsi” bekerja sebagai buruh.

“Di daerah ini asal warga mau bekerja, banyak peluang seperti di perusahaan perkebunan sawit dan menjadi buruh panen kelapa sawit warga setempat,” ujarnya lagi. (MD/Ant)