Christo Pastikan Kemenangan Indonesia Atas Hongkong

Foto: ant

Jakarta, Sayangi.com – Petenis andalan Christopher Rungkat memastikan kemenangan Indonesia atas Hongkong 3-1 dalam pertandingan play off Piala Davis 2014 Grup II Zona Asia/Oceania setelah berhasil mengalahkan Philip King di lapangan tenis Senayan, Jakarta, Minggu.

Bertanding pada partai keempat, Christo (demikian Christopher kerap disapa) mengalahkan Philip King dalam lima set dengan skor 1-6, 6-3, 6-4, 4-6, 6-3.

Hingga pertandingan partai ketiga Sabtu (26/4), tuan rumah sudah unggul 2-1. Dengan kedudukan Indonesia-Hongkong 3-1 tersebut, tim Indonesia bisa bertahan di Grup II Zona Asia/Oceania pada Piala Davis 2015. Sementara tim Hongkong terdegradasi ke Grup III.

Pada set pertama di partai keempat itu, Philip langsung melancarkan permainan menyerang sehingga membuat Christo kewalahan dan hanya bisa mendapat satu poin. Kedudukan berakhir dengan kemenangan telak 6-1 untuk Hongkong.

Di set kedua, poin pertama diraih oleh Christo yang kemudian disusul oleh Philip sehingga kedudukan imbang 1-1. Christo mulai memperlihatkan permainan yang lebih baik dengan mencetak dua poin berturut-turut.

Namun beberapa kesalahan yang dilakukan Christo seperti pukulan tanggung yang membuat bola mengenai net menguntungkan pihak Philip sehingga menambah angka untuk Philip. Terjadi kejar-kejaran poin oleh kedua pemain tersebut, namun Christo berhasil memperbesar keunggulan dan membuahkan kemenangan untuk Indonesia pada set kedua dengan skor 6-3.

Pada set ketiga, Christo sempat memimpin hingga kedudukan 2-0, tetapi kemudian Philip berhasil memenangkan poin berikutnya sehingga kedudukan 2-1 untuk keunggulan Indonesia. Susul menyusul perolehan poin diantara Indonesia-Hongkong selanjutnya berlangsung ketat.

Christo berulang kali memperlihatkan teknik permainan menyerang dan perjuangannya tak sia-sia. Di set ini, Christo menang tipis 6-4.

Di set keempat, Christo sempat tertinggal 1-3 dari Philip. Namun Christo bisa menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dengan memanfaatkan kesalahan-kesalahan Philip yang sering membuat bola keluar lapangan atau menyangkut di net.

Penonton pun dibuat ketar-ketir ketika Philip menambah satu poin sehingga kedudukan 4-3 untuk keunggulan Hongkong. Namun Christo bisa kembali menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Selanjutnya Christo yang berulangkali melakukan kesalahan netting membuat Philip memenangkan perolehan poin berikutnya menjadi 6-4.

Set kelima sempat tertunda satu jam lantaran hujan deras yang mengguyur kawasan Senayan, Jakarta.

Pada awal set kelima, Christo tampak gugup sehingga menyebabkan dirinya beberapa kali melakukan kesalahan secara berturut-turut seperti pukulan yang terlalu jauh meninggalkan lapangan, lalu pukulannya yang tanggung sehingga menyebabkan bola mengenai net menghasilkan poin pertama untuk Philip.

Meski demikian, Christo berhasil menyamakan kedudukan 1 – 1. Pertandingan berlangsung sengit dengan kedua pemain yang saling menyusul perolehan poin. Riuh sorak penonton berupaya untuk menyemangati Christo.

Ketika poin 4-3 untuk keunggulan Indonesia, beberapa umpan bola menyilang dari Christo tidak bisa dikelola dengan baik oleh Philip. Selain itu beberapa kesalahan Philip dalam mengeksekusi bola yang menyebabkan bola menyangkut di net maupun keluar lapangan, menambah poin untuk Christo.

Set kelima ditutup dengan deuce yang dimenangkan oleh Christo sehingga skor di set kelima menjadi 6-3 untuk Indonesia.

Philip mengakui pertandingan tersebut sangat ketat. “Lima set ini tidak mudah, apalagi saya bukan pemain full time seperti Christo. Saya setiap hari bekerja. Berlatih tenis pulang kerja pukul 19.00 hingga 22.00. Kadang juga latihannya tidak selama itu karena harus gantian dengan orang lain,” katanya.

Dia memuji Christo sebagai pemain muda yang berbakat. Menurut dia, dalam pertandingan tersebut, performa permainan Christo lebih baik darinya. “Dia bermain lebih bagus dari saya,” kata Philip. (ant)