Caleg Hanura Terancam Dilaporkan ke Polisi

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Koja, Jakarta Utara, Sonny C, berencana melaporkan calon anggota legislatif dari Partai Hanura, Karna Brata Lesmana, ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik.

“Dugaan pencemaran nama baik dituduhkan atas penggelembungan suara yang dilakukan, namun tidak terbukti. Kami berencana melapor ke Polda atas tuduhan itu,” kata Sonny saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Rabu.

Sonny meyakinkan, pihaknya tidak melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan. Dokumen pembuktian pun kini tengah disiapkan. Ia berpendapat Karna justru diduga melakukan pemalsuan dokumen. Atas tuduhan itu, dirinya akan berkoordinasi untuk melakukan proses hukum.

Sebelumnya, meski sempat diwarnai aksi protes dari saksi Partai Hati Nurani Rakyat, Komisi Pemilihan Umum Pusat, Selasa (6/5) malam menetapkan daerah pemilihan 3 DKI Jakarta DPR RI. Protes Hanura tak digubris KPU Pusat, Badan Pengawas Pemilu maupun Parpol lainnya.

Pimpinan sidang rekapitulasi nasional Juri Ardiantoro, menegaskan perdebatan antara KPU DKI Jakarta dengan saksi dari Partai Hanura terkait permasalahan Dapil 3 DPR RI tak menunjukkan adanya bukti kecurangan.

“Dengan ini saya sahkan Dapil 3 DPR RI. Sudah clear karena KPUD telah melakukan melakukan koreksi,” ujarnya saat sidang rekapitulasi nasional.

Di Dapil Jakarta 3 tercatat jumlah suara sah dan suara caleg untuk Partai NasDem sebanyak 119.147 suara. Untuk PKB sebesar 55.318 suara, PKS 138.399 suara.

PDIP sebesar 615.225 suara, Partai Golkar 143.048 suara, Gerindra 201.376 suara, Demokrat 92.272 suara, PAN 62.146 suara, PPP 173.436 suara, Hanura 117.020 suara, PBB 16.820 suara, PKPI 7.940 suara.