Ini Penyebab Kebiasaan Merokok Sulit Dihentikan

Foto: Wallsave

Pennsylvania, Sayangi.com – Efek ketergantungan nikotin ternyata bukan satu-satunya penyebab para perokok untuk berhenti dari kebiasaannya merokok. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa kenaikan berat badan membuat para perokok malas berhenti.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti di Penn State College of Medicine di Pennsylvania melakukan survei terhadap 186 perokok yang berharap untuk berhenti dan 102 perokok yang menghindari terapi untuk berhenti merokok.

Dari semua partisipan yang dilibatkan, sekitar 53 persen telah mengalami kenaikan berat badan ketika mencoba berhenti merokok. Dan hal tersebut menyebabkan para  perokok yang mengikuti terapi akhirnya memutuskan tidak melanjutkan terapi tersebut.

“Kebanyakan perokok khawatir berat badan mereka naik seperti yang dialami perokok lainnya. Hal ini membuat mereka berhenti mencoba berhenti merokok meski sudah mengetahui manfaat besar dari berhenti merokok,” ungkap Susan Veldheer dari Department of Public Health Sciences, seperti dikutip dari Mail Online (12/5/2014).

Penelitian tersebut menunjukan bahwa orang yang berhenti merokok bisa mengalami kenaikan berat badan hingga 12 kilogram. Selama tahun pertama setelah orang berhenti merokok, rata-rata mereka akan mengalami kenaikan berat badan mulai dari 3,6 kilogram hingga 6 kilogram.

Para peneliti kemudian menyarankan agar para terapis tak hanya menawarkan cara berhenti merokok, namun juga memberikan pendampingan kepada perokok untuk menjaga berat badan selama melakukan terapi, sehingga mereka tidak perlu khawatir dengan masalah kenaikan berat badan.(SIS)