Golkar: Poros Golkar-Demokrat Bisa Satukan ARB-PEW

Foto: istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Arah koalisi Partai Golkar terus berkembang. Setelah mengarah ke Partai Gerindra dan PDIP, kini koalisi Golkar mengarah ke Partai Demokrat.

Namun demikian, koalisi itu belum bisa bermakna apapun sebelum melalui Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar. Hal itu diungkapkan Ketua DPP Golkar Indra J Piliang.

“Apapun opsi itu,gabung PDIP, gabung Partai Demokrat atau gabung Partai Gerindra, tergantung putusan peserta Rapimnas Partai Golkar,” kata Indra melalui akun twitternya @IndraJPiliang, Sabtu (17/5/2014).

Menurut Indra, tidak menutup kemungkinan jika poros Golkar-Demokrat akan menempatkan Aburizal Bakrie (ARB) sebagai capres dan Pramono Edhie Wibowo (PEW) sebagai Cawapres.

“Pembicaraan Golkar dengan Demokrat lebih maju, karena nama sudah mengerucut: ARB-Pramono Eddie. Satu klan ITB, satu lulusan terbaik klan AKABRI 1980,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPP Partai Golkar lainnya Fuad Hasan Mansyur. Ia mengungkapkan, “Komunikasi antar parpol memang dilaporkan tapi belum final disampaikan sebelum Rapimnas memutuskan,” kata Fuad saat dihubungi Sabtu (17/5/2014).

Sementara menurut pengamat politik dari Jarinusa, Deni Lesmana, koalisi Golkar-Demokrat merupakan langkah sukses ARB dalam membangun komunikasi politik dengan SBY.

“Koalisi ini terlihat betul merupakan hasil kerja keras ARB dalam komunikasi politiknya,” kata Deni.

Masih kata Deni, dengan bermodalkan perolehan suara partai dalam pemilu legislatif, mesin partai masing-masing, dan kualitas kader bukan tidak mungkin koalisi Golkar-Demokrat bisa mengganggu laju koalisi pesaingnya.

Kedua parpol memiliki pengalaman dan mesin politik yang andal dalam memainkan isu serta strategi politiknya

“Golkar-Demokrat merupakan partai besar dengan pengalaman besar dalam mengelola bangsa dan negera ini” pungkas Deni.