Mubarak Divonis 3 Tahun Atas Dakwaan Korupsi

Kairo,sayangi.com– Pengadilan Mesir, Rabu (21/5), menghukum presiden terguling Hosni Mubarak tiga tahun penjara atas dakwaan korupsi. Ini adalah satu dari dua persidangan Mubarak setelah pemberontakan 2011 yang mengakhiri kekuasaannya.

Mubarak menghadapi tuduhan korupsi dalam persidangan tersebut, bersama kedua putranya dan seorang pengusaha yang melarikan diri dari negara itu.

Dua putra Mubarak, Alaa dan Gamal, masing-masing mendapat hukuman penjara empat tahun, sementara empat terdakwa lain dibebaskan.

Mereka dituduh menggelapkan lebih dari seratus juta pound Mesir (setara dengan 14 juta dolar AS) yang diperuntukkan bagi pemeliharaan istana presiden.

“Kami akan mengajukan banding,” kata Mostafa Ali, salah satu pengacara Mubarak kepada AFP setelah pembacaan putusan.

Mubarak pernah dijatuhi hukuman seumur hidup pada 2012, atas tuduhan pembunuhan terhadap pengunjuk rasa saat pemberontakan selama 18 hari yang mengakhiri rezim tiga dekadenya.

Pengadilan kemudian membatalkan putusan itu dengan alasan teknis dan ia menjalani hukuman percobaan bersama tujuh komandan polisi.