Hipmi: ‘Platform’ Ekonomi Dua Capres Belum Terlihat Secara Detail

Jakarta, Sayangi.com – Sejumlah kalangan menyambut positif Pilpres yang akan berlangsung satu putaran. Namun, para pelaku usaha masih menunggu kedua pasangan capres dan cawapres yang akan bertarung untuk mempertajam program mereka.

Dengan hanya dua calon presiden dan wakil presiden yang maju, yaitu pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa maka pemilihan presiden periode 2014-2019 akan berlangsung satu putaran.

Menurut Ketua Bidang Infrastruktur BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia, Pilpres yang akan berlangsung satu putaran ini akan berdampak positif terhadap situasi makroekonomi. Selain itu, ia juga akan memberi kepastian pada pelaku usaha.

Platform ekonomi dari masing-masing capres belum terlihat secara detail. Yang diangkat oleh Prabowo maupun Jokowi belum banyak. Kami berharap program tersebut sudah dapat dijelaskan pada tatanan implemetasi, kami lihat keduanya bertekad mambangun infrastrukur, sebaiknya harus terukur dan realistis,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Sayangi.com di Jakarta, Kamis (22/5/2014).

Hal yang sama diungkapkan Direktur Eksekutif Indef Ahmad Erani Yustika. Menurutnya, persoalan program di bidang ekonomi dari kedua capres tersebut masih belum jelas dan cenderung serupa. Platform ekonomi Jokowi-JK maupun Prabowo-Hatta masih berkutat di seputar program penguatan ekonomi rakyat, daya saing infrastruktur, dan pengelolaan sumber daya alam.

“Namun apa yang diprioritaskan, caranya bagaimana, belum ketahuan. Karena itu, perlu bagi pasangan capres dan cawapres untuk lebih mempertajam program-program kerjanya, terutama yang menyangkut perkembangan ekonomi,” ungkapnya.