Anas Didakwa Terima Uang Ratusan Miliar Rupiah dan Jutaan Dolar

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com -Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum telah menerima hadiah atau gratifikasi berupa dua mobil mewah serta uang dalam bentuk rupiah dan dolar Amerika dari proyek Hambalang dan proyek-proyek lainnya.

“Terdakwa selaku anggota DPR melakukan beberapa perbuatan menerima hadiah atau janji berupa Toyota Harrier B 15 AUD Rp 670 juta, 1 unit Toyota Vellfire B 6 AUD Rp 735 juta, kegiatan survei Rp 478 juta, uang Rp 116,5 miliar dan 5,2 juta USD,” ujar jaksa KPK saat membaca surat dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (30/5).

Dalam uraiannya, jaksa menjelaskan, terdakwa selaku anggota DPR mengetahui bahwa semua pemberian berupa uang dan kendaraan mewah itu berasal dari anggaran proyek di Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Dirjen Pendidikan Tinggi, dan proyek-proyek lain yang dibiayai APBN yang didapat Permai Grup.

Disebutkan juga dalam dakwaan, Anas mengumpulkan uang sebanyak itu sebagai modal untuk mewujudkan keinginannya menjadi Presiden. Jaksa menyebut Pada tahun 2005 Anas mundur dari anggota KPU karena ingin mewujudkan keinginan menjadi Presiden dan kemudian bergabung dengan Partai Demokrat.

Setelah bergabung dengan Partai Demokrat, Anas langsung mendapat posisi sebagai ketua DPP bidang politik. Posisi Anas itu dianggap jaksa KPK punya pengaruh penting dalam pengurusan proyek.

“Masuk Partai Demokrat dan duduk sebagai ketua DPP bidang politik punya pengaruh besar untuk mengatur proyek-proyek pemerintah, pengaruh semakin besar saat mengajukan diri sebagai anggota DPR dan ditunjuk sebagai ketua fraksi,” terang Jaksa.