Waspada! Ini 6 Penyakit Akibat Kerajingan Gadget

Foto: eandt.theiet.org

Jakarta, Sayangi.com – Pada zaman sekarang ini, gadget tampaknya sudah menjadi kebutuhan yang utama bagi siapapun. Tidak sedikit orang yang merasa sangat bergantung terhadap gadget dan sama sekali tidak bisa lepas dari barang yang satu ini. Namun tahukah Anda kerajingan atau terlalu mengandalkan gadget ternyata juga menimbulkan berbagai dampak negatif dibalik berbagai dampak posistif dari kelebihan dan kecanggihannya.

Jika Anda salah satu penggila gadget dan sangat bergantung serta tidak dapat lepas dari gadget, maka waspadai beberapa penyakit di bawah ini. Beberapa penyakit akibat penggunaan gadget yang dirangkum Sayangi.com dari berbagai sumber sebagai berikut :

Insomnia
Tidak sedikit orang yang terbiasa membuka gadget sebelum tidur pada malam hari. tahukah Anda bahwa kebiasaan menggunakan gadget pada malam hari sebelum tidur secara tidak langsung dapat menganggu siklus tidur Anda. Cahaya terang yang terpancar dari gadget Anda dapat menekan pelepasan melantonin (hormon yang berfungsi untuk membantu proses tidur) yang diproduksi oleh tubuh kita saat keadaan gelap atau tanpa cahaya. Cahaya tersebut  tanpa anda sadari akan menjaga pikiran Anda untuk memasuki “default mode network”, yaitu kondisi setengah sadar.

Insomnia sendiri dapat membahayakan dan menyebabkan kematian, terutama bagi penderita insmonia kronis. Selain itu penderita insomnia beresiko tinggi akan terkena penyakit jantung, hipertensi dan juga diabetes. Sementara itu insomnia akibat penggunaan gadget dapat dicegah dengan menghentikan penggunaan gadget satu sampai dua jam sebelum tidur. hal tersebut dilakukan guna mengurangi efek pancaran cahaya yang menghambat  produksi melantonin.

Depresi Facebook
Penggunaan facebook yang terlalu sering atau terlalu terobsesi dengan facebook dapat mengorbankan kesehatan. Sebuah kelompok dokter di AS pernah memperingatkan para remaja akan bahaya kesehatan yang ditimbulkan akibat kerajingan menggunakan facebook.  Menurut American Academy of Pediatri anak-anak yang diabaikan di situs jejaring sosial akan lebih tertekan daripada diabaikan dalam kehidupan nyata. Resiko kesehatan lainnya yang mungkin timbul adalah kesehatan mental anak yang menjadi korban cyber-bullying. Selain itu penggunaan beberapa website dalam jangka panjang juga ternyata dapat mempengaruhi pola tidur dan tingkat harga diri seseorang.

Nomophobia
Nomophobia adalah merupakan singkatan dari “no-mobile-phnoe-phobia”, yakni perasaan cemas berlebih apabila dipisahkan dari gadget atau smartphonenya. Menurut salah satu penelitian terbaru mengatakan bahwa sekitar 66 persen orang menderita phobia jenis ini. Si penderita ini biasanya memiliki perasaan mulai dari cemas, berkeringat, mual hingga gemetar ketika dipisahkan dari gadgetnya.

Scrotal Hyperthermia
Bila Anda gemar menggunakan laptop sambil memangkunya pada paha Anda, maka waspdalah. Penggunaan laptop dapat meningkatkan suhu disekitarnya menjadi 6 derajat lebih tinggi dan bagi para pria, kondisi seperti ini akan menyebabkan testis menjadi lebih hangat. Penggunaan laptop rutin dengan kondisi seperti ini lama kelamaan akan membuat produksi sperma akan terhenti.

Texting Thumb (Tendinitis)
Penggunaan jari atau tangan pada gadget dalam waktu yang lama atau jangka panjang, secara bertahap dapat melukai otot-otot, tendon, dan saraf. Cedera di bagian jempol biasanya disebut dengan Blackberry Thumb, sementara itu dan cedera pada tangan disebut iPad Hand. Sementara itu jenis cedera yang paling parah memiliki gejala seperti nyeri, mati rasa, dan kerusakan otot di tangan serta jari dan memerlukan pembedahan untuk pengobatan.

Tinnitus
Penyakit ini mengancam bagi mereka yang sering terlalu lama menggunakan telepon. Penyakit ini akan membuat telinga si penderita terasa berdengung dan terkdang membuat si penderita mendengar suara-suara tertentu.

Penggunaan gadget secara berlebihan ternyata memiliki dampak negatif, untuk itu bijaklah dalam menggunakan gadget Anda guna menghindari berbagai resiko kesehatan yang akan terjadi.