Kunjungi Cikeas, Prabowo-Hatta Dapat 5 Nasehat dari SBY

Foto: Ant

Jakarta, Sayangi.com – Pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menemui Susilo Bambang Yudhoyono di kediamannya di Kompleks Perumahan Cikeas Bogor, Jum’at (4/7). Kedatangan pasangan Capres-cawapres tersebut didampingi seluruh pimpinan Partai Politik dari tim koalisi merah putih.

Capres Prabowo Subianto yang memimpin rombongan menyampaikan permintaan nasehat dari Susilo Bambang Yudhoyono untuk berbagi pengalaman memimpin bangsa Indonesia selama sepuluh tahun. Pengalaman SBY tersebut akan dijadikan sebagai pegangan jika pasangan Prabowo-Hatta mendapat mandat dari rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, SBY menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas silaturahmi yang dilakukan pasangan Prabowo-Hatta. SBY mengaku baru membaca permohonan audiensi dari Prabowo-Hatta yang ditujukan kepadanya dalam kapasitas sebagai pribadi pada Jum’at pagi.

“Saya harus hati-hati dalam memberikan pesan ini, takut dianggap menggurui. Apa yang saya sampaikan adalah berdasar pengalaman selama 10 tahun. Kami ingin berbagi insyaallah berguna jika Bapak berdua memimpin negeri ini,” tegas SBY.

Selanjutnya SBY menyampaikan 5 hal yang perlu diperhatikan jika pasangan Prabowo-Hatta diberi mandat rakyat untuk memimpin Indonesia.

Nasehat pertama SBY kepada Prabowo-Hatta jika jadi pemimpin harus sabar, kuat, tegar dan jangan reaktif.

“Pertama, Bapak harus sabar, kuat dan tegar. Sabar saja tidak cukup tapi juga harus kuat. Ini era kebebasan. Indonesia sudah terbuka, demokratis dan masyarakatnya kritis. Masyarakat memiliki harapan yang tinggi, seringkali masyarakat mudah menyalahkan serta mengkritik karena tidak puas dan kecewa. Kalau sudah begitu yang disalahkan pasti Presiden, baru Wakil Presiden dan kemudian menteri serta kepala daerah. Jangan reaktif menghadapi kritikan dan ketidakpuasan,” pesan SBY.

Nasehat kedua adalah Pemerintah sebagai pemimpin harus terus bekerja, berkitiar. Meskipun terus dikritik dan disalahkan namun harus tetap bekerja.

Ketiga, Utamakan kepentingan rakyat. Letakkan kepentingan rakyat di atas kepentingan partai dan keluarga.

Keempat,  Presiden harus menjadi pemimpin seluruh rakyat dan bersikap adil.

“Kalau memimpin harus adil, sayangi semua. Meskipun kepada orang yang¬† tidak memilih kita. Jangan punya dendam,” tegas SBY.

Kelima, Pemimpin harus terus menjalankan nilai-nilai demokrasi.

“Demokrasi adalah pilihan kita. Demokrasi kita sedang tumbuh matang. Demokrasi dan kebebasan harus tetap kita hormati, dan nilai-nilai demokrasi harus terus dijalankan. saya yakin Bapak bisa hormati nilai-nilai demokrasi ini,” pesan SBY.

Menanggapi lima pesan Susilo Bambang Yudhoyono, Prabowo menyampaikan ucapan terima kasih dan menyatakan kesiapannya untuk menjalankan semua pesan tersebut jika nanti mendapat mandat rakyat memimpin Indonesia.

“Kami memberikan penghargaan terhadap apa yang telah kerjakan selama memimpin Indonesia. dan kami insyaallah tidak akan mengecewakan apa yang Bapak pesankan tadi,” tegas Prabowo.