Masa Tenang, Jokowi Umrah Hingga H-1 Pencoblosan

Foto: Sayangi.com/Dok

Jakarta,sayangi.com– Calon presiden nomor urut 2 Joko Widodo (Jokowi) mengisi masa tenang tanggal 6 sampai 8 Juli untuk melaksanakan ibadah umrah. Bersama istrinya, Iriana, dua anaknya, serta sejumlah anggota tim pendukungnya, Jokowi berangkat ke tanah suci dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (6/7) sekitar pukul 11.40 WIB.

Menurut Usamah Hisyam, yang menjadi koordinator perjalanan ibadah umrah tersebut, Jokowi dan keluarga didampingi oleh sepuluh orang. Rombongan antara lain terdiri dari bekas Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama Hasyim Muzadi, politisi Nasdem Akbar Faisal, politisi PKB Marwan Djafar, dan Faisal Mahmud sebagai pembimbing ibadah.

“Total yang berangkat ada 14 orang,” kata Usamah kepada wartawan, di Bandara Cengkareng, Minggu (6/7).

Rombongan Jokowi dijadwalkan tiba di Jeddah sekitar pukul 18.00 waktu setempat atau pukul 22.00 WIB. Setelah berbuka puasa, dan Salat Maghrib rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke kota suci Mekah.

“Masuk Mekah sekitar pukul 10.30 (malam) langsung ke Masjidil Haram untuk umrah dilanjutkan ibadah sampai Subuh,” kata Usamah.

Menurut Usamah, selama perjalanan ibadah umrah ini tidak ada acara menginap di hotel. Rombongan hanya beristirahat di pesawat dan kendaraan.

Senin pagi waktu Mekah, katanya, rombongan Jokowi menuju Madinah untuk berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di masjid Nabawi. Sore hari, rombongan dijadwalkan kembali ke Jeddah dan selanjutnya menuju Jakarta. Jokowi beserta rombongan dijadwalkan tiba di Jakarta pada Selasa (8/8) atau sehari menjelang pencoblosan Pilpres pada 9 Juli 2014..

Menurut Usamah, keberangkatan ibadah umrah Jokowi tidak ada hubungannya dengan kampanye dan dunia politik. Ibadah ini dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. “Pak Jokowi sebenarnya tidak mau diliput,” ujarnya.