Korban Tewas Bertambah, PBB Serukan Gencatan Senjata di Gaza

New York,sayangi.com– Dewan Keamanan PBB menyerukan kepada Israel dan Palestina untuk mengadakan gencatan senjata di wilayah Jalur Gaza di tengah peningkatan jumlah korban tewas warga Palestina.

Kelima belas anggota Dewan Keamanan yang bersidang di New York menyetujui pernyataan untuk menyerukan penghentian eskalasi kekerasan dan pemulihan keadaan.

Dalam pernyataannya, Sabtu (12/07), Dewan Keamanan PBB juga menyerukan agar perundingan damai dilanjutkan.

Dewan Keamanan meminta “pemberlakukan kembali gencatan senjata November 2012” yang ditengahi oleh Mesir, tetapi tidak dijelaskan kapan sebaiknya gencatan senjata harus dilakukan.

Ini untuk kali pertama Dewan Keamanan PBB mengeluarkan pernyataan sejak Israel memulai operasi terbaru lima hari lalu. Sebelumnya anggota Dewan Keamanan berbeda pendapat menyikapi serangan militer Israel di jalur Gaza. Amerika Serikat membela sekutu dekatnya, Israel, sedangkan bagian terbesar anggota Dewan Keamanan membela Palestina.

Menurut sumber-sumber Palestina, sedikitnya 133 warga Palestina tewas sejauh ini. Tiga perempat jumlah korban tewas tercatat merupakan warga sipil.

Israel selama ini mengatakan bahwa wilayahnya telah diserang gerilyawan Hamas dengan 40 roket sejak Jumat pekan lalu dan mengalami kerusakan. Dengan alasan itu, Israel bersikeras akan melanjutkan serangan militer di Gaza hingga Hamas berhenti meluncurkan roket ke wilayahnya.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry Minggu (13/07) dijadwalkan akan membicarakan gencatan senjata dengan menteri luar negeri Inggris, Perancis dan Jerman di Wina.