Waspada! Mandi Air Panas Sebabkan Ruam pada Ibu Hamil

Foto: Eatcraftparent

Jakarta, Sayangi.com – Bagi sebagian orang, mandi dengan menggunakan air panas ataupun air dingin memang tidak menjadi masalah. Bila mandi dengan menggunakan air panas secara otomatis dapat meremajakan kulit dan meringankan sakit otot serta membuat rileks tubuh Anda yang lelah. Namun tahukah Anda bahwa wanita hamil ternyata tidak dapat manid dengan menggunakan sembarang air. Wanita hamil tidak dapat mandi dengan menggunakan suhu diatas suhu tubuhya.  Pasalnya suhu air tersebut dapat membuat masalah pada saat persalinan nantinya.

“Jika air terlalu panas dapat menyebabkan peningkatan detak jantung, mengurangi aliran darah dalam tubuh yang dapat menyebabkan stres. Air panas juga dapat merusak perkembangan sel bayi Anda. Dan meskipun Anda dapat mendinginkan diri dengan berkeringat, bayi Anda tidak bisa. Maka itu disarankan juga mandi busa,” ujar Dr Rita Bakshi dari International Fertility Center, seperti dilansir Idiva.

Selain Rita, seorang ahli kandungan lainnya, Dr Meenakshi Ahuja dari Fortis La Femme, Delhi juga sependapat dan mengungkapkan bahwa air mandi bagi wanita hamil harus dibuat nyaman. Jangan terlalu panas dan jangan terlalu dingin, untuk itu usahakan untuk mencampur air dingin dan panas ketika hendak mandi.

“Air yang terlalu panas dapat menyebabkan ruam, gatal-gatal, keringat, penurunan tekanan darah, luka bakar pada kulit dan kemerahan. Usahakan suhu air untuk mandi wanita hamil dibawah 45 – 50 derajat celsius, ” ujar Dr Meenakshi Ahuja.

Selain itu Ahuja juga menyarankan, bagi para ibu hamil yang hendak mandi untuk menguji air yang akan digunakan tersebut pada lengan atau telapak tangannya. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya ruam pada tubuh akibat suhu air panas tersebut. Jadi bagi para ibu hamil, berhati-hatilah ketika hendak mandi. Semoga bermanfaat.(SIS)