Pidato di Kapal Pinisi, Jokowi Ucapkan Salam Tiga Jari

Foto: Antara

Jakarta,sayangi.com- “Salam tiga jari. Salam tiga jari, persatuan Indonesia,” kata Joko Widodo (Jokowi), saat menyampaikan pidato politik pertamanya sebagai Presiden Indonesia terpilih hasil Pilpres 2014, di atas kapal kayu jenis pinisi “Hati Buana Setia” di pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (22/7) malam.

Jokowi dan pasangannya, Jusuf Kalla, sebelumnya naik speed boat menuju kapal jenis Pinisi itu yang bersandar di Dermaga IX, Sunda Kelapa, Penjaringan, Jakarta Utara. Sejumlah tim sukses dan kapten kapal menyambut presiden dan wapres terpilih tersebut saat keduanya menginjakkan kaki di kapal.

Jokowi dan JK langsung berdiri di atas dek kapal dengan latar bendera merah putih di belakangnya. Setelah mengucapkan salam, Jokowi mengawali pidato politiknya dengan menyapa Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang menjadi pesaingnya dalam kontestasi Pilpres 2014.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang telah menjadi sahabat dalam berkompetisi politik,” kata Jokowi.

Jokowi menyebut bahwa Pemilu Presiden 2014 telah memberi optimisme baru di mana masyarakat telah menjadikan Pemilu Presiden bukan hanya sebagai peristiwa politik tapi juga sebagai peristiwa budaya. “Kemerdekaan politik dan kesukarelaan yang telah lama mati suri, kini hidup kembali seperti ditunjukkan oleh sikap para relawan yang bekerja secara gotong royong dengan penuh kegembiraan dan optimisme,” kata Jokowi. 

Jokowi lalu mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk meninggalkan semua atribut kampanye dan kembali fokus mewujudkan Indonesia raya yang berdaulat secara politik dan berdikari dalam bidang ekonomi. “Pedagang kembali ke pasar, buruh kembali ke pabrik, nelayan kembali melaut., karyawan kembali ke kantor, lupakan nomor urut satu dan nomor urut dua.  Salam tiga jari,” ujarnya.