Akbar Tandjung: Munaslub Golkar Sulit Terlaksana

Foto: Sayangi.com/Dok

Jakarta,sayangi.com– Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung memprediksi, desakan diselenggarakannya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar sulit untuk dilaksanakan karena mayoritas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tidak menginginkan hal tersebut.

“Untuk merealisasikan Munas Luar Biasa saya kira akan sulit dari komposisi DPD saat ini, karena mereka tidak menghendaki itu,” kata Akbar Tandjung seusai memantau pendaftaran gugatan hasil Pilpres pasangan Prabowo-Hatta di Gedung MK, Jakarta, Jumat (23/7) malam.

Menurut Akbar, untuk menyelenggarakan Munas Luar Biasa dibutuhkan sedikitnya dukungan dan persetujuan 2/3 DPD Golkar tingkat I. Persyaratan itu tidak mudah dipenuhi.

Karena itu, kata Akbar, Munas akan dilakukan sesuai rekomendasi Rapimnas Golkar sebelumnya, yakni diselenggarakan pada 2015.

Sebelumnya sejumlah kader Golkar lintas generasi mendesak Munas dilakukan sesuai jadwal yakni pada Oktober 2014, untuk mengganti kepengurusan partai yang saat ini dipimpin Ketua Umum Aburizal Bakrie (ARB). Mereka tidak setuju jika Munas Golkar dilakukan sesuai rekomendasi Rapimnas yakni pada April 2015.

Kader lintas generasi itu mengancam apabila Munas tidak dilaksanakan tahun ini, maka harus dilakukan Munas Luar Biasa. Mereka juga menilai bahwa Golkar di bawah kepemimpinan ARB sudah keluar jalur.

Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Aburizal Bakrie menyebut kader lintas generasi yang mendesak Munas dilakukan tahun ini tidak memiliki hak suara berdasarkan AD/ART Golkar. ARB menyatakan bahwa Munas Golkar tetap akan dilakukan tahun depan.