Israel Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 24 Jam

Gaza,Sayangi.com- Israel telah menerima permintaan PBB agar melakukan gencatan senjata selama 24 jam di Gaza, tapi mereka menyatakan akan melakukan serangan militer apabila Hamas melanggarnya.

Rapat kabinet Israel memutuskan gencatan senjata diperpanjang mulai Sabtu hingga hari Minggu (27/07) tengah malam. Gencatan senjata yang disepakati sebelumnya adalah 12 jam untuk kepentingan kemanusiaan, antara lain agar warga sipil bisa menerima bantuan dan mengungsi ke daerah yang aman.

Langkah ini diambil walaupun kelompok militan Hamas menembakkan roket ke wilayah Israel setelah mereka menolak upaya perpanjangan gencatan senjata.

Pimpinan Hamas mengatakan, tidak akan menerima gencatan senjata kecuali pasukan Israel meninggalkan Gaza dan para pengungsi diizinkan kembali ke rumahnya.

Israel mengatakan, mereka akan melanjutkan serangan militer ke lokasi terowongan yang digunakan Hamas untuk menyelundupkan senjata, selama periode gencatan senjata.

Hamas menuduh Israel menggunakan gencatan senjata sebagai persiapan untuk serangan militer berikutnya. Mereka juga mengklaim bahwa Israel melanggar gencatan senjata pada Sabtu.

Seperti dilaporkan BBC, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa tiga mortir telah ditembakkan dari Gaza pada hari Sabtu.

Pertemuan Paris

Setelah pembicaraan di Paris pada Sabtu, Menteri luar negeri AS, Turki, Qatar dan beberapa negara Eropa mendesak kedua pihak untuk memperpanjang gencatan senjata.

Otoritas kesehatan di Gaza mengatakan 1.033 warga Palestina, kebanyakan warga sipil, telah tewas dan sekitar 5.900 orang terluka sejak Israel melancarkan serangan ke Gaza 19 hari lalu.

Sedangkan pihak berwenang Israel mengatakan, dua tentara tewas pada hari Sabtu, sehingga korban tewas di pihak tentara Isaael mencapai 42 orang. Dua warga sipil Israel dan pekerja asal Thailand yang bekerja di Israel juga dilaporkan tewas. (BBCIndonesia)