Snowden: ISIS Bentukan Agen Israel, Inggris, dan AS

Foto: AP

Jakarta,Sayangi.com– Mantan pegawai National Security Agency (NSA) Amerika Serikat Edward Snowden mengungkapkan bahwa Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) adalah organisasi bentukan intelijen tiga negara, yakni Inggris, Amerika Serikat dan Israel.

Dikutip dari situs globalresearch.ca, organisasi riset media independen di Kanada, Jumat (1/8), Snowden menyatakan, badan intelijen dari tiga negara tersebut membentuk sebuah organisasi teroris guna menarik semua ekstremis di di satu titik sehingga mudah dijadikan target. Strategi itu disebut dengan nama ‘sarang lebah’.

Menurut dokumen NSA yang dirilis Snowden, strategi sarang lebah diciptakan untuk melindungi kepentingan zionis dengan memperpanjang ketidakstabilan di kawsan Timur Tengah, khususnya di negara-negara Arab. Berdasarkan dokumen tersebut, satu-satunya cara melindungi kepentingan Yahudi adalah menciptakan musuh di perbatasan dengan menggunakan slogan-slogan Islam.

Dokumen yang dirilis Snowden juga menyebut bahwa pemimpin ISIS, Abu Bakar Al-Baghdadi, mendapatkan pelatihan militer setahun penuh dari Mossad, Israel. Al-Baghdadi juga mendapatkan kursus teologi dan retorika dari lembaga intelijen zionis itu.