Menteri Agama Inggris Mundur Terkait Kebijakan Gaza

London,Sayangi.com– Menteri Urusan Agama dan Masyarakat Inggris, Sayeeda Warsi, mengundurkan diri jabatannya pada Selasa (5/8) pagi waktu setempat karena tidak mendukung posisi pemerintah Inggris dalam konflik antara Israel dan Hamas yang sedang berlangsung.

Dalam surat pengunduran dirinya yang diposkan di media sosial, Sayeeda Warsi menyebut kebijakan Inggris menyangkut Gaza secara moral tidak bisa dibenarkan.

Ia mengatakan kebijakan itu tidak sesuai kepentingan nasional Inggris dan memiliki akibat jangka panjang terhadap reputasi Inggris secara nasional dan internasional.

Sayeeda Warsi menulis di Twitter: “Dengan sangat menyesal saya pagi ini harus menulis kepada Perdana Menteri & mengajukan pengunduran saya. Saya tidak bisa lagi mendukung kebijakan Pemerintah di # Gaza.”

Warsi, seorang konservatif dan anggota kabinet pertama di Inggris yang beragama Islam, adalah anak imigran Pakistan yang menjadi anggota House of Lords pada tahun 2007.

Seperti dikutip AFP, Warsi ditunjuk menjadi anggota kabinet di bawah Perdana Menteri David Cameron ketika pemerintah koalisinya berkuasa pada tahun 2010.

Tekanan terhadap PM Inggris David Cameron dan pemerintah koalisinya semakin meningkat untuk mengambil sikap keras menentang Israel setelah konflik Gaza menewaskan lebih dari 1.800 warga sipil Palestina dan 67 orang di pihak Israel dalam peperangan yang berlangsung hampir satu bulan.