Kubu Prabowo: Putusan MK Tidak Cerminkan Keadilan Substantif

Foto: BBCIndonesia

Jakarta,Sayangi.Com– Koalisi Merah Putih pendukung Prabowo-Hatta mengakui putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang perselisihan hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 bersifat final dan mengikat. Namun, putusan itu dinilai belum tentu mencerminkan kebenaran dan keadilan substantif.

“Kami sudah mengajukan saksi dan bukti yang bisa menunjukkan bahwa banyak kecurangan pada pelaksanaan Pilpres 2014. Tapi persidangan MK tidak mengindahkan bukti-bukti yang diajukan saksi kami,” kata Tantowi Yahya, saat membacakan sikap Koalisi Merah Putih terhadap putusan MK yang menolak seluruh gugatan Prabowo-Hatta, dalam jumpa pers di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (21/8) malam.

Hadir dalam jumpa pers tersebut enam sekretaris jenderal partai pendukung Koalisi Merah Putih, yaitu Sekjen Golkar Idrus Marham, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen PBB BM Wibowo, Sekjen PPP Romahurmuziy, Sekjen PAN Taufik kurniawan, dan Sekjen PKS Taufik Ridho. Terlihat juga Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah, dan Ali Mochtar Ngabalin dari Golkar.

Dalam pernyataan yang dibacakan Tantowi, Koalisi Merah Putih menilai bahwa persidangan MK gagal mengungkap terjadinya berbagai kecurangan pada pelaksanaan Pilpres 2014.

“Putusan MK tidak mencerminkan keadilan substantif, padahal keadilan substantif merupakan hakekat penting demokrasi,” kata Tantowi.

Tantowi mengucapkan terimakasih kepada para pendukung Prabowo-Hatta. Menurutnya, Koalisi merah Putih masih akan menempuh langkah hukum dan langkah politik untuk mengawal perjalanan bangsa ini agar tidak didikte oleh kekuatan bangsa lain.

Dengan mengutip pernyataan Bung Karno, Tantowi menyatakan: “Lebih baik makan gaplek asal terhormat, daripada makin bistik tapi menjadi budak.”

Sebelum Tantowi membacakan sikap Koalisi Merah Putih, Sekjen Golkar Idrus Marham menjelaskan bahwa Prabowo-Hatta dan para ketua umum parpol pendukung Koalisi Merah Putih tidak bisa hadir dalam konferensi pers karena sedang menjenguk sejumlah relawan yang terluka saat melakukan unjuk rasa Kamis siang.