Sekjen PBB Kutuk Serangan ke Sebuah Masjid di Diyala, Irak

New York, Sayangi.com – Sekretaris Jenderal PBB mengecam serangan yang dilakukan anasir-anasir teroris bersenjata ke sebuah masjid di Provinsi Diyala, Timur Irak dan pembunuhan terhadap puluhan orang yang sedang melaksanakan shalat di masjid tersebut.

Kantor berita  All Iraq (23/8) melaporkan, Ban Ki-moon, Sekjen PBB, Jumat (22/8) dalam salah satu pernyataannya mengatakan, berdasarkan aturan internasional, serangan ke tempat-tempat ibadah tidak dapat diterima. Ia meminta pemerintah Irak untuk melakukan investigasi terkait serangan ini dan menyeret para pelakunya ke pengadilan.

Sekjen PBB juga mengingatkan pemerintah Irak terkait dampak negatif aksi-aksi kekerasan terhadap kondisi keamanan dan proses politik di negara itu. Ia meminta Baghdad untuk berusaha menciptakan persatuan dan integritas di Irak dengan maksud agar pemerintahan persatuan nasional yang kuat dalam menghadapi ancaman teroris Islamic State of Irak and Syam (ISIS) dapat segera terbentuk.   

Sehari sebelumnya, dalam serangan kelompok teroris bersenjata ke Masjid Mosaib bin Omair di sekitar Hamreen, Diyala, 68 orang tewas. Sumber-sumber keamanan Irak menuding kelompok teroris DIIS bertanggung jawab atas serangan ke masjid Sunni tersebut