Rapat Paripurna Penetapan Pimpinan DPRD DKI Diboikot

Jakarta, Sayangi.com – Rapat paripurna penetapan Pimpinan DPRD DKI Jakarta dan ketua fraksi sejatinya digelar hari ini, Senin (15/9/2014).  Namun empat calon pimpinan DPRD DKI memboikot rapat tersebut dan meminta agar menundanya. Mereka adalah Muhammad Taufik (Gerindra), Triwisaksana (PKS), Abraham Lunggana (PPP), dan Ferrial Sofyan (Demokrat).

Ketua DPRD DKI Jakarta Sementara, Jhonny Simanjuntak mengatakan, penundaan dikarenakan empat calon pimpinan dewan meminta bertemu dengan dirinya terlebih dahulu. Sebab, saat rapat Jumat (13/9) lalu, keempatnya hanya mengutus perwakilan partai.

“Jangan pakai kata boikot, salah itu. Perlu bicara lagi, hanya penyelarasan antar calon pimpinan,” kata Jhonny, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (15/9/2014).

Pertemuan yang diagendakan pada Jumat pekan lalu, adalah untuk menyelerasakan tata tertib (tatib) yang sudah dibuat. Pasalnya, agenda dalam rapat paripurna DPRD kali ini, selain pengumuman dan penetapan pimpinan dewan serta pimpinan fraksi, juga untuk menetapkan tatib yang telah dibuat.

Sedianya, rapat paripurna dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB. Namun, sebagian besar anggota dewan yang hadir hanya membubuhkan tanda tangan saja di buku absen. Karena terlalu lama menunggu, mereka kemudian meninggalkan lokasi paripurna. Bahkan laman Pemprov DKI melaporkan, dari 106 anggota dewan, hanya 61 orang yang membubuhkan tanda tangan di buku absen.

Hingga pukul 12.00 WIB, Jhonny kemudian memutuskan rapat paripurna tersebut ditunda. Rencananya, Jhonny akan bertemu dengan empat calon pimpinan DPRD, pada pukul 13.00 WIB. Apabila pertemuan internal itu menemukan titik temu, maka paripurna dapat dimulai kembali pada pukul 16.00 WIB.

Menurut Jhonny, PDI-Perjuangan, Partai Hanura, Partai Nasdem, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah menyepakati paripurna dilaksanakan hari ini.