Terimbas Sentimen Regional, IHSG Dibuka Menguat

Jakarta, Sayangi.com – Karena terimbas sentimen regional, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan pagi ini.
IHSG naik tipis 8,215 poin atau 0,16 persen menjadi 5.196,39 pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (18/9). Indeks LQ45 juga penguat 0,23 persen ke level 878,66.

Pada pukul 09.00 WIB, penguatan indeks saham berlanjut, dengan IHSG naik 14,039 poin menjadi 5.204,77. Indeks saham LQ45 pun juga mendaki 0,48 persen menjadi 878,66. Seluruh indeks saham acuan menguat pada hari ini.

Pada pagi ini, IHSG berada di level tertinggi di 5.205,09 dan level terendah 5.195,23. Penguatan indeks saham didukung dari 91 saham menguat. Sementara itu, 22 saham melemah. Sedangkan 60 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham sebanyak 5.370 kali dengan volume perdagangan saham 332,47 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 265,14 miliar.

Secara sektoral, 10 sektor pembentuk IHSG menguat pada hari ini. Sektor saham pertambangan naik 0,33 persen, sektor saham consumer goods mendaki 0,06 persen, dan sektor saham 0,18 persen.

Investor asing cenderung melakukan aksi jual. Investor asing melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 32 miliar. Sedangkan pemodal lokal melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 44 miliar.

Sejumlah saham yang menggerakkan indeks saham dan tercatat sebagai top gainer antara lain saham OKAS naik 4,69 persen menjadi Rp 134 per saham, saham MCOR mendaki 6,77 persen menjadi Rp 205 per saham, dan saham BMAS menguat 6,06 persen menjadi Rp 350 per saham.

Analis PT Samuel Sekuritas, Aiza mengatakan, Bursa Jepang dibuka menguat akibat pelemahan Yen. Dikutip dari Bloomberg, Indeks Topix Jepang melonjak 0,9 persen ke level 1.316,36 pada pukul 09.33 waktu Tokyo, Jepang. Hanya satu dari 33 kelompok industri pembentuk Indeks Topix yang melemah.

Sedangkan Indeks Nikkei 225 juga mengalami penguatan sebesar 0,8 persen menjadi 16.008,54. Indeks Nikkei juga mencetak rekor untuk tahun ini karena berhasil menembus level 16.000.

IHSG kemungkinan cenderung bergerak flat pagi ini seiring bursa regional yang bergerak mixed.

“Namun, saham-saham perkebunan berpotensi menguat hari ini seiring kenaikan harga CPO sebesar 2 persen kemarin,” ujar Aiza.