SBY Dianugerahi Penghargaan Kunci Emas Kota Lisabon

Lisabon, Sayangi.com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Kunci Emas Kota Lisabon sebagai tanda penghargaan dan persahabatan atas peran Presiden dalam mengembangkan kerjasama antara kedua negara dan juga kerjasama antara Lisabon dengan Jakarta.

“Saya berharap ke depan (Presiden Yudhoyono-red) bisa mempromosikan budaya dan kerjasama kedua kota,” kata Walikota Lisabon Antonio Costa saat menerima Presiden Yudhoyono dalam sebuah acara yang berlangsung di Balaikota Lisabon, Jumat sore waktu setempat atau Jumat malam waktu Jakarta.

Walikota Costa mengaku sangat bangga Lisabon menjadi salah satu kota yang dikunjungi pada akhir masa jabatan Kepresidenan Presiden Yudhoyono.

Sementara itu Presiden Yudhoyono dalam sambutannya mengatakan Lisabon merupakan salah satu kota penting dimana penjelahan dunia berasal dari kota itu.

“Lisabon menjadi kota yang penting. Lisabon menjadi kota penting dari ekspedisi. Pionir kontak antara Eropa dan Asia,” kata Presiden.

Kepala Negara mengatakan hubungan antara Portugal dengan Indonesia yang sudah sangat lama bisa dilihat antara lain musik keroncong Tugu yang juga dipengaruhi oleh Fado, jenis musik rakyat Portugis, demikian pula beberapa budaya di Aceh yang dipengaruhi oleh penjelajah dari negeri itu.

“Ini menjadi alasan kuat meningkatkan hubungan antar people to people. Dan ini adalah topik dari diskusi dengan Presiden dan Perdana Menteri hari ini,” kata Kepala Negara.

Presiden Yudhoyono sangat menghargai pemberian kunci emas Kota Lisabon dan menganggapnya sebagai lambang pembuka kunci peningkatan kerjasama dan kesempatan antara kedua pihak untuk lebih mengembangkan keterhubungan.

“Saya menerima Golden Key of Lisbon sebagai simbol untuk membuka kerjasama antar kedua negara dan kota,” kata Presiden.

Saat hendak meninggalkan Balaikota Lisabon, Presiden dan rombongan menyaksikan penampilan musik Fado yang dibawakan oleh Teresa Tappadas yang membawakan dua buah lagu dalam bahasa Portugis.

Presiden Yudhoyono juga menerima hadiah lukisan karya anak-anak Sekolah Dasar di Lisabon yang menggambarkan persahabatan antara Portugal dan Indonesia. Demikian dilaporkan kantor berita Antara.