Harga BBM Naik Rp3.000 per Liter, Kata Jokowi Belum Pasti

Foto: Sayangi.Com/Emil

Jakarta,Sayangi.Com– Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, ia belum memastikan akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp3.000 per liter pada bulan November nanti seperti kabar yang beredar hari ini.

“Siapa bilang? Itu masih opsi-opsi,” kata Jokowi di Balaikota, Jakarta, Selasa (30/9).

Menurut Jokowi, opsi kenaikan harga BBM bervariasi mulai dari Rp500, Rp1.000, Rp1.500, Rp2.000, Rp2.500, hingga Rp3.000. Semua itu masih dalam proses perhitungan.

“Berapa kenaikan harganya belum ditentukan, kapannya juga belum,” kata Jokowi.

Sebelumnya, penasihat senior Tim Transisi Jokowi-JK Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Jokowi telah memutuskan akan menaikan harga BBM subsidi sebesar Rp3.000 per liter pada November guna mengurangi defisit anggaran dan mengalokasikan lebih banyak dana untuk memperbaiki infrastruktur.

Jika rencana tersebut benar akan dilaksanakan, maka harga bensin premium bersubsidi dari Rp6.500 akan naik menjadi Rp9.500 dan harga solar bersubsidi akan naik dari Rp5.500 menjadi Rp8.500.