Jokowi Diminta Tunjuk Menpera yang Paham Program Perumahan MBR

Jakarta, Sayangi.com – Indonesia Property Watch (IPW) meminta presiden terpilih, Joko Widodo mengangkat Menteri Perumahan Rakyat yang mengerti dan dapat membuat program perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

Permintaan itu disampaikan Direktur IPW, Ali Tranghanda kepada wartawan di Jakarta, Minggu (5/10/2014). 

“Rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah haruslah dipegang oleh menteri yang paham betul akan persoalan, sehingga masyarakat kecil juga dapat menikmati fasilitas tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, siapapun yang menjadi menteri tersebut, baik dari kalangan profesional maupun politisi bukanlah masalah. Yang terpenting kata dia, orang tersebut tidak menjadikan Jabatan Menteri untuk memperkaya diri sendiri ataupun Parpolnya. 

“Kira-kira cocoknya menpera dari profesional apa politik, ya itu terserah Pak Jokowi, yang penting orangnya tidak menyalahgunakan jabatan,” jelasnya. 

“Namun, kalangan profesional mungkin lebih tempat dalam posisi ini.”

Menurut Aktivis IPW, Ramadan, Menteri Perumahan Rakyat sebaiknya berasal dari kelompok profesional. Hal tersebut diperlukan guna mencegah konflik kepentingan dalam jabatan. 

“Sebaiknya dari profesional saja. Supaya partai tidak berkepentingan dalam program perumahan murah,” kata dia. 

Lantas siapa saja yang layak menjabat sebagai Menteri? Ramadan enggan berkomentar banyak. Namun, ia mengatakan bahwa sosok profesional bisa datang dari kalangan yang memang telah lama berkecimpung dalam dunia perumahan. 

“Seperti dari asosiasi atau lembaga perumahan, pasti ada yang layak untuk menduduki jabatan Menpera,” katanya. 

 “Sebab, sehari-hari para profesional yang berkecimpung di asosiasi atau lembaga tentu paham akar persoalan dan solusi untuk menyelesaikan persoalan perumahan di Indonesia.”