Merokok Saat Diwawancara, Susi Sang Mentri Nyentrik Di-bully Netizen

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Didapuknya Direktur Utama PT ASI Pudjiastuti Aviation, Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan daam “Kabinet Kerja” Jokowi – JK,  menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Sejumlah kontroversi pun merebak dikalangan masyarakat, khususnya para netizen yang aktif di jejaring sosial.

Selain sebagai sosok menteri wanita pertama Indonesia yang berijazah SMP, pengusaha sukses ini juga terbilang nyetrik tanpa topeng. Bahkan wanita kelahiran Pangandaran, Jawa Barat, 15 Januari 1965 itu asyik merokok saat diwawancara para jurnalis sesaat usai Jokowi mengumumkan susunan kabinetnya di Taman Tengah Istana Kepresidenan, Minggu (26/10/14) petang.

“Stop dong, biar aku selesaikan rokok ini.” ujar Susi meminta kesabaran para jurnalis yang memberondongnya dengan pertanyaan.

Perempuan yang bersuamikan bule Jerman ini juga tanpa malu-malu melepas sepatu hak tingginya, dan duduk merumput.

“Sudah ya, capek nih,” ujar Susi enteng sambil langsung duduk melepas lelah di tanah usai melepas sepatu hak tingginya.

Sontak, sosok menteri paling modis ini langsung menjadi buah bibir para netizen di jejaring sosial terutama Facebook dan Twitter. Sebagian ada yang menyayangkan sikap cuek Susi, pun banyak yang mendukung aksi cuek sang menteri.

“Ini yang disebut Revolusi Mental?!,” ketus akun Facebook Andre Junior, Senin, (27/10/2014).

“Kita butuh role model. Masa iya menteri lepas spatu, duduk di rumput istana dan ngerokok?” ujar salah satu akun Facebook lainnya.

“Orang ini nggak punya tata krama dan unggah-ungguh apa ya? Lagi diwawancara malah asyik merokok!,” ketus akun lainnya.

“Wanita, menteri lagi.. kok merokok?! Jangan-jangan dia nyabu juga!,” ketus akun Suara Hitam Kelam.

“Memang gak ada larangan merokok bagi wanita.. tapi sama seperti guru/pendidik yg merupakan model yg harus sempurna agar dicontoh dg baik oleh siswanya, begitupun dg menteri…” tutur Rosmalina Almasis.

Sebagian netizen lainnya memilih untuk menyikapi sosok sang menteri dengan lebih bijak. Bahkan sebagian besar mendukung aksi cuek Susi yang diklaim “tanpa topeng” itu.

“Gak penting pencitraan bebas rokok, bebas minum, yang penting bebas korupsi dan kerja, kerja, kerja!,” Ujar akun Willie Chandra.

“Salah satu menteri favorit gw: Janda, tattoan, perokok berat, cuma lulusan SMP, dan nggak kerudungan,” tegas akun Ines Indrati.

“Bu Susi emang cuma tamatan SMP, tapi karyawannya Sarjana semua loh! Lah yang pada menghujat tamatan apa? Masa kalah sama yang tamatan SMP!!” ujar akun Agus Wahyudi.

“Ibu mentri kelautan ini keren banget ya, bertato dan drop out dari SMA 1 Yogyakarta. Selamat bekerja, Bu…,” ujar akun Matatita Traveller.

“Udah pasti ya orang merokok ataupun bertato itu pasti buruk?walaupun prestasi selangit tetep aja dipandang ga berkinerja. Padahal selusin pembuktian ybs bisa berdiri mandiri n sukses tanpa harus berdiri dipapan nama besar orangtua. Daripada muka alim, mulut manis..tapi brpikir bodoh dan mental korupsi.  Nah..bicara pantas ga pantas atau dosa dan kodrat mending ga usah di sosial media. Tanya diri sendiri lah mau dipimpin kaya orang Muka Dua atau apa adanya,” ketus akun Dyah Pratama menanggapi banyaknya komentar miring terkait sosok nyentrik sang menteri.

Rupanya, tak hanya di media sosial, menurut akun Mi Nomigos Llia, Susi juga jadi perbincangan hangat warga di tempat umum, bahkan di dalam kereta api.

“Banyak org skrg mendadak jd pengamat politik jadi2an..seperti pagi ini di kereta gw dgr org2 berkomentar soal kabinet kerja dgn gaya sotoy…hiks.”

Tak hanya perihal kebiasaan merokoknya, pendidikannya yang hanya tamatan SMP pun jadi perbincangan panas di Twitter.

“Kamu cuma lulusan SMP? Jangan minder, ada yang jadi menteri di #KabinetKerja,” tulis @angtekkhun.

“Ibu Susi Pudjiastuti beri inspirasi sukses. Ijazah SMP bukan halangan tuk gapai mimpi terbaik. Syaratnya fokus, kerja keras & ulet,” ujar mantan aktor yang kini jadi anggota DPR, Dede Yusuf, dalam akun twitternya.

“Perempuan, nggak selesai SMA, bisa jadi seperti bu Susi sekarang itu justru membuktikan betapa luar biasanya dia. S3 sukses mah ya biasa,” imbuh Dede.

“Susi jauh lebih hebat, daripada sarjana yang kaya dari hasil merampok uang negara,” tutur @asevmuslimovic.

Tak kalah panasnya, kehidupan rumah tangga sang menteri juga menjadi sorotan. Susi disebut-sebut melakukan praktek poliandri, perempuan bersuami lebih dari satu lelaki. Tidak tanggung-tanggung, Susi dikabarkan mempunyai dua suami bule, warga negara Swedia dan Perancis. Di samping itu, Susi juga memiliki suami lokal pribumi asli asal Banjarnegara, Jawa Barat.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo saat mengumumkan susunan kabinetnya menyebut Susi pantas menduduki kementrian Kelautan dan Perikanan karena membuktikan diri sebagai pengusana sukses. Memulai usaha dari jual ikan hingga akhirnya berhasil di bisnis jasa perhubungan yang terintegrasi dengan kemaritiman.

Susi sendiri mengaku tak minder dengan kondisinya sebagai tamatan SMP. Bahkan, dengan percaya diri mengatakan jika dia seorang profesional.

“Saya tidak berpendidikan seperti anggota kabinet tapi saya pikir, saya klaim saya seorang profesional,” kata dia.

Pernyataan tersebut bukanlah hisapan jempol semata. Terbukti dari tangan dinginnya PT ASI Pudjiastuti Aviation yang mulanya hanya mengelola dua pesawat, sekarang berkembang menjadi 50 pesawat.

“Saya kerja 33 tahun dengan baik, telah membuktikan sebuah dedikasi yang total yang komitmen dengan segala passion bikin perusahan cantik,” tuturnya.

Meski demikian, dengan ditunjuknya menjadi menteri berarti berakhir pula kedudukannya sebagai direktur utama untuk kemudian dilimpahkan ke penggantinya Presiden Komisaris Sudrajat.

“Pada hari ini saya mengundurkan diri melangkah ke depan bantu kabinet kerja Jokowi,” tandas dia.

(SIS)