Jumhur Bantah Bangun Front untuk Melawan Pemerintah Jokowi-JK

Foto: sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Koordinator Nasional Aliansi Rakyat Merdeka, (ARM) Mohammad Jumhur Hidayat membantah organisasinya akan melakukan perlawanan terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Pernyataan ini, kata Jumhur terkait beredarnya broadcast blackberry yang menyebut dirinya tak puas dengan komposisi kabinet Jokowi-JK

Berikut isi lengkap surat klarifikasi Jumhur tersebut:

Yth. Para sahabat Relawan Jkw-Jk dan khususnya Relawan Jkw-Jk yg tergabung dalam Aliansi Rakyat Merdeka (ARM).

Hari ini beredar lg kabar melalui broadcasting blackberry bahwa seolah-olah saya bersama Relawan Jkw-Jk membangun front perlawanan utk melawan Pemerintahan Jkw-Jk akibat pembentukn kabinet yg tdk memuaskan.

Sehubungan dengan itu saya perlu lakukan klarifikasi sbb:

Pertama, kabar bahwa saya melakukan perlawanan langsung pasca pembentukaan Kabinet Kerja jkw-Jk adalah tidak benar dan oleh karenanya bila ada kabar atau tulisan yg mengatasnamakan saya utk menggalang perlawanan, itu juga tdk benar.

Kedua, saya tidak dalam posisi utk melarang siapapun termasuk para Relawan atau mantan Relawan Jkw-Jk yg tdk puas dg susunan Kabinet Kerja  utk melakukan perlawanan-perlawanan krn itu adalah hak tiap-tiap orang.

Ketiga, saya mengerti, memahami dan berempati thd keresahan para Relawan dan mantan Relawan Jkw-Jk pasca pengumuman Kabinet Kerja, namun pendirian saya adalah biarlah Kabinet Kerja ini diberi kesempatan utk bekerja dg tenang sehingga pd periode tertentu baru kita bisa menilai hasil-hasil kerjanya setidaknya dari trend keberhasilan atau ketidakberhasilannya.

Demikian berita klarifikasi ini, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melindungi rakyat dan bangsa kita dari kenistaan.

Terimakasih, salam, Moh Jumhur Hidayat (Koordinator Nasional Aliansi Rakyat Merdeka, ARM)