Penghargaan Gayatri Wailissa di peringatan Sumpah Pemuda

Yogyakarta, Sayangi.com – Ikrar Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak sejarah yang penting dan memiliki makna yang  besar bagi pembangunan kesadaran rakyat Indonesia pada saat awal perjuangan memperoleh kemerdekaan. Tiga butir penting Sumpah Pemuda, yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu. Tiga ikrar Sumpah Pemuda ini merupakan salah satu fondasi sejarah bangsa yang harus selalu dikobarkan dalam jiwa setiap pemuda Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua umum DPP KNPI Taufan EN Rotorasiko dalam rilis yang diterima sayangi.com, Kamis (30/10). Dalam rangka menyambut 86 tahun Sumpah Pemuda, KNPI menggelar acara yang digelar secara Nasional di Yogyakarta, Selasa (28/10). Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nachrawi serta Menteri Kabinet Kerja dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Paku Alam.

Menurut Taufan, adanya kemajemukan masyarakat bukanlah merupakan hambatan atau kendala bagi penguatan persatuan dan kesatuan bangsa. Akan tetapi kemajemukan dan keanekaragaman haruslah  merupakan potensi dan kekuatan yang dapat memperkaya budaya bangsa dalam memajukan bangsa dan negara Indonesia.

“Oleh karena itu, spirit Sumpah Pemuda harus dipertahankan dan dilestarikan agar persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam era globalisasi sekarang ini makin kokoh,” ujar Taufan.

Selaku Ketua Umum Organisasi Kepemudaan terbesar di Indonesia, Taufan menggaris bawahi bahwa pemerintah baik pusat maupun daerah perlu memberikan perhatian yang lebih untuk memberikan peluang terhadap generasi muda dan menfasilitasi mereka dalam pengembangan jiwa dan karakter kepemimpinan.

Di puncak acara Sumpah Pemuda tahun ini, KNPI yang membawahi Organisasi Kepemudaan di Indonesia menganugerahi KNPI for Humanity AWARD  kepada almarhumahah “doktor” Gayatri Wailissa. Gayatri adalah anak muda yang menguasai tak kurang 14 bahasa, semasa hidupnya banyak menoreh prestasi baik skala nasional ataupun Internasional. Almarhum pernah dinobatkan  sebagai  Duta Anak ASEAN dan  pernah mendapat Medali Perunggu Science Astronomy 2012.

Menurut Taufan, Almarhumah Gayatri adalah teladan bagi pemuda pemuda Indonesia. Taufan berharap generasi muda Indonesia dapat menjadikan Gayatri Wailissa sebagai inspirasi dalam mencapai cita-cita dan mengharumkan nama bangsa.

“Kedepan mudah-mudahan nanti lahir Gayatri-Gayatri baru  dari seluruh pelosok tanah air,” ungkap Taufan.