Prabowo: Menkumham Khilaf, Yang Sah Muktamar PPP di Jakarta

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menilai Muktamar VIII PPP di Jakarta mulai hari ini sah karena sesuai dengan AD/ART partai.

“Kita negara hukum, kita sudah yakin bahwa Muktamar ke-VIII ini yang diadakan di Jakarta adalah sah menurut AD/ART,” kata Prabowo seusai menghadiri pembukaan Muktamar VIII PPP di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan menurut undang-undang semua perselisihan partai harus diselesaikan oleh Mahkamah Partai, dan apabila belum bisa maka diselesaikan melalui pengadilan.

Mantan Danjen Kopassus itu menilai keputusan Menkumham Yasona Laoly yang mengesahkan kepengurusan DPP PPP versi Muktamar Surabaya mungkin adalah bentuk kekhilafan pemerintah.

Dia mengimbau pemerintah memperbaiki kekhilafannya dengan mendasarkan segala keputusan kepada aturan hukum.  “Jadi kita ingin suasana sejuk,” ujar Prabowo.

DPP PPP di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali menggelar Muktamar VIII di Jakarta, Kamis 30 Oktober hingga Minggu 2 November 2014.

Muktamar ini tetap dilaksanakan meskipun sebelumnya Menkumkam Yasona Laoly mengesahkan kepengurusan DPP PPP versi Romahurmuziy sebagai hasil Muktamar PPP di Surabaya 15 Oktober 2014.

Menurut Suryadharma Ali Muktamar Surabaya tidak sah, begitu pula dengan seluruh produk yang dihasilkannya