Disayangkan, Kabinet Berlomba Blusukan Kejar Pencitraan

Jakarta, Sayangi.com – Kinerja kabinet pada Pemerintahan Jokowi-JK dinilai belum menunjukkan gebrakan berarti dan hanya mengedepankan pencitraan melalui blusukan yang melibatkan media.

“Secara umum yang muncul dan diliput oleh media, adalah para menteri dengan aktivitas biasa dengan mendahulukan pemberitaan dan pencitraan saja. Belum ada gebrakan yang berarti,” kata Sekretaris DPP Partai Demokrat Farhan Effendy dalam keterangan kepada Sayangi.com, Senin (3/11).
 
Farhan menyayangkan karena Kabinet Kerja belum menunjukkan program kerja unggulan bahkan tidak memiliki program yang 100 hari. Hal itu membuat kabinet dinilai tidak memiliki skala prioritas sehingga rakyat tidak bisa mengikuti arah kebijakan kabinet tersebut.

“Apakah tidak ada (program 100 hari), ataukah tidak dibikin oleh kabinet jokowi? Rakyat tidak tahu, prioritas apa saja yang hendak dilakukan oleh para menteri termasuk presiden Jokowi sendiri, sehingga rakyat tidak bisa mengikuti dimana kehebatan para kabinet tersebut,” katanya.

Lebih Lanjut Farhan berharap Kabinet Kerja membuat gebrakan penanganan masalah-masalah yang dihadapi di kementrianya masing-masing. Ia juga menyarankan para menteri jangan sampai hanya berlomba-lomba mengajak media untuk meliput aktivitas blusukan semata.

“Rakyat butuh agenda dan program pasti untuk kehidupan yang lebih baik. Saatnya kini janji-janji kampanye mulai dikerjakan oleh semua kabinet.” tegas Farhan.