Pesta Miras Saat Jam Belajar, Lima Orang Siswa Diciduk Polisi

Ratahan, Sayangi.com – Enam siswa dari SMA 1 dan SMK 1 Ratahan, Minahasa Tenggara menggelar pesta minuman keras (miras) saat jam belajar, Kamis (6/11). Pesta miras itu digelar di rumah seorang warga yang berada dalam kompleks sekolah.

Mengenakan seragam sekolah, namun kelakuan keenam siswa ini tidak mencerminkan perilaku sebagai siswa. Mereka mengeluarkan suara bising hingga menggangu tetangga, yang kemudian melapor ke Polsek Ratahan.

Kebetulan aparat Polsek tengah melakukan operasi pekat. Asyik pesta miras, mereka tak menyadari kedatangan aparat Polsek. Kemunculan tiba-tiba aparat mengejutkan para siswa, yang langsung mengangkat tangan tanda menyerah.

Namun, seorang di antara siswa tersebut yang berada dekat pintu berhasil meloloskan diri lewat pintu itu. Para remaja yang tertangkap terlihat sangat ketakutan. Seorang diantaranya pucat pasi. Langkah remaja ini terlihat berat saat memasuki kantor Polsek.

Duduk di ruang periksa, ia menundukkan kepala serta membungkukkan badan. Saat seorang anggota memberi bimbingan, ia terlihat menyimak dengan seksama. Berulangkali ia menganggukkan kepala. Nampak jelas ia menyesal. Ternyata dia adalah anak seorang lurah. Ia takut membuat malu orang tuanya.

“Ada seorang yang mengaku anak Lurah,” kata Kapolsek Urban Ratahan, melaluiĀ  Waka Polsek Iptu Herman Rugian.

Rugian menjelaskan, tiga siswa yang ditangkap berasal dari SMAN I, dua dari SMK 1 Ratahan.

Menurut dia, mereka hanya diberi pembinaan.

“Kami masih sebatas memberikan pembinaan. Namun kalau tetap berkelanjutan, tentunya kami akan proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” tukasnya.

Sebelumnya, sejumlah siswa dari kedua sekolah tersebut nyaris terlibat tawuran