Max Lane dan Hariman Sebut DPR Tandingan Hanya Lucu-lucuan

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Professor Max Lane, Indonesianis dari University of Melbourne, Australia mengatakan bahwa DPR tandingan hanya sebagai lucu-lucuan. Menurutnya, DPR tandingan yang diisi barisan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) tersebut hanya untuk tawar menawar posisi. 

“DPR tandingan itu hanya lucu-lucuan. Biasanya, dalam sejarah parlemen di belahan dunia mana saja, yang melakukan mosi tidak percaya adalah parlemen mayoritas yang dikalahkan oleh minoritas,” kata Max dalam wawancara dengan Sayangi.com, Jumat (7/11/2014). 

“Anehnya kok yang minoritas membuat tandingan dan melakukan mosi tidak percaya terhadap yang menguasai mayoritas parlemen. Ini lucu-lucuan,” kata Max Lane. 

Max menilai, langkah KIH ini hanya taktik mencari jalan untuk tawar menawar posisi dengan Koalisi Merah Putih (KMP). 

Ditanya apakah situasi seperti ini akan berdampak pada hubungan parlemen dengan pemerintah, Max mengatakan yang akan tampak adalah DPR jalan sendiri dan pemerintah akan jalan sendiri. Bila kondisi ini berlangsung lama, menurutnya, bisa saja terjadi people power, namun masalahnya saat ini tidak ada leadership yang memadai untuk memimpin perubahan.

“Dengan demikian demokrasi formal tetap akan berjalan, tapi keadaan akan macet dan kacau,” ungkapnya menandaskan. 

Hal serupa juga diungkapkan aktivis Malari Hariman Siregar. Ia melihat bahwa kisruh DPR saat ini sulit dipecahkan karena tidak ada leadershsip yang eksis untuk menengahi konflik tersebut. 

“Sedangkan untuk perubahan mendasar agak sulit karena kelas menengah kita menikmati kemajuan ekonomi, sehingga mereka tidak berfikir tentang perubahan,” kata Hariman. 

Soal perubahan ini, Hariman dan Max sependapat hanya bisa diharapkan dari rakyat biasa dan para pemuda di bawah 25 tahun yang otonom dan independen dan belum terafialiasi dengan kekuatan politik manapun. 

“Ini karena partai sudah kehilangan kepercayaan rakyat untuk melakukan perubahan,” kata Hariman, tokoh Malari yang prihatin dengan keadaan saat ini.