Marquez Berhasil Pecahkan Rekor Mick Doohan

Jakarta, Sayangi.com – Pebalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, yang sudah memastikan juara dunia MotoGP 2014, berhasil memenangi lomba pamungkas MotoGP Valencia, Spanyol, Minggu malam, sehingga memenangi lomba sebanyak 13 kali dalam satu musim.

Dengan jumlah kemenangan tersebut berarti Marquez berhasil memecahkan rekor Mick Doohan yang memenangi lomba sebanyak 12 kali dalam satu musim pada 1997. Sejak mengikuti MotoGP tahun 2013, Marquez telah menjadi juara sebanyak 19 kali.

Marquez sendiri telah memastikan menjadi juara MotoGP 2014 sejak lomba ke-15 di Jepang. Saat itu Marquez hanya menduduki urutan kedua di bawah Jorge Lorenzo, namun nilainya sudah tidak dapat terkejar lagi.

Marquez tercatat telah menjadi empat kali juara dunia, yakni satu kali balap motor 125cc, satu kali Moto2 dan dua kali Moto GP. Marquez langsung menjadi juara MotoGP di saat pertama kali mengikutinya pada 2013.

Pada lomba di Valencia, berada di urutan kedua adalah pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi, yang sebenarnya memulai balapan dari urutan pertama. Sementara berada di urutan ketiga adalah Dani Pedrosa yang juga rekan satu tim Marquez.

Marquez memulai lomba dari urutan kelima karena pada sesi kualifikasi sempat terjatuh. Namun di awal lomba, pebalap Spanyol ini berhasil menyodok ke urutan ketiga. Sementara Andrea Iannone dari Pramac Racing yang memulai balap dari urutan kedua berhasil naik menjadi yang pertama menggeser Rossi yang turun menjadi kedua.

Marquez baru berhasil naik ke posisi kedua pada putaran kesembilan dari lomba sebanyak 30 putaran tersebut. Satu putaran kemudian (putaran kesepuluh), Marquez kembali menyalib Iannone, sehingga mendudukui urutan pertama. Bahkan kemudian Iannone juga dikejar oleh Rossi. Setelah itu posisi Iannone terus turun.

Setelah itu, Marquez terus memimpin dan tidak terkejar lagi.

Pada lap ke-19, terjadi hujan rintik.  Lorenzo dan Iannone memutuskan masuk ke pit untuk ganti motor dengan ban basah. Namun kemudian cuaca cerah kembali sehingga kedua pebalap itu makin keteteran. Bahkan pada lap 25 atau saat balapan tinggal lima putaran lagi, Lorenzo memutuskan keluar dari lomba.