Sabu Senilai Rp 3 Miliar Asal Singapura Dimusnahkan Polda NTT

Kupang, Sayangi.com – Polda Metro NTT memusnahkan barang bukti sabu-sabu asal singapura seberat 2,16 kilogram yang diperkirakan bernilai jual Rp 3 miliar. Sabu-sabu ini diselundupkan oleh Irpan (26), warga Medan, Sumatera Utara dari Timor Leste ke Indonesia.

Pemusnahan dilakukan di Lapangan Mapolda NTT, Rabu (12/11). Selain sabu-sabu, Polda NTT juga memusnahkan 2.220 liter sopi kiser (minuman keras tradisional asal Kiser, Maluku) dan moke (minuman keras asal Flores, NTT).

Pemusnahan sabu-sabu dan minuman keras (miras) dipimpin Wakapolda NTT, Kombes Polisi Sumartono Jochanan. Pemusnahan itu disaksikan pejabat utama Polda NTT, perwakilan Kejaksaan Tinggi NTT, Pengadilan Tinggi NTT, Lantamal VII Kupang, Bea Cukai Kupang dan Badan Narkotika Nasional Provinsi NTT.

Sabu-sabu dimusnahkan dengan cara dibakar. Sementara miras tradisional dibuang ke dalam saluran air kemudian disiram dengan air tawar.

Wakapolda NTT Sumartono mengatakan, NTT merupakan wilayah yang makin rawan dengan peredaran narkoba. Ketatnya pengawasan peredaran narkoba di kota besar menjadikan para pengedar narkoba memilih jalur lain seperti Timor Leste dan NTT untuk mengedarkan barang haram tersebut. Menurut Sumartono, beberapa bulan terakhir peredaran ganja dan sabu-sabu makin marak di NTT. Modus operandi peredarannyapun tak kalah dengan peredaran narkoba di kota besar.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengantisipasi laju perkembangan peredaran narkoba di NTT. Diharapkan semua pihak bersama-sama memberantas peredaran narkoba di NTT. Narkoba harus menjadi musuh bersama bagi seluruh masyarakat NTT,” kata Sumartono.

Sumartono mengungkapkan, sebanyak 2,22 kilogram sabu-sabu dan 2.220 liter minuman keras yang telah diamankan beberapa waktu lalu, hari itu kita musnahkan.

Irpan (26), ditangkap aparat Bea Cukai di Pos Lintas Batas Mota’ain, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Ia kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu seberat 2,22 kg dari Timor Leste. Ia mendapat upah 600 dollar AS untuk sekali antar ke Medan Sumatera Utara.

Irpan diberi narkoba jenis sabu tersebut oleh OTK seorang perempuan dengan dibekali 600 dollar AS. Irpan dijanjikan Rp 20 juta jika berhasil tiba di Medan.