Giliran KPK Tagih Janji Jokowi Naikkan Anggaran 10 Kali Lipat

Jakarta, Sayangi.com – Satu persatu janji kampanye Jokowi soal peningkatan anggaran ditagih oleh lembaga bersangkutan. Setelah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menagih janji Jokowi soal peningkatan anggaran riset, kali ini giliran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Jokowi soal janji penambahan anggaran sepuluh kali lipat untuk lembaga anti rasuah itu.

Pimpinan KPK mengingatkan soal janji Jokowi memperkuat lembaga antikurupsi itu melalui Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro saat menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melaporkan harta kekayaannya sekaligus bersilaturahmi dengan pimpinan KPK, Kamis (13/11).

Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, dalam pertemuan itu, pimpinan KPK sempat menyinggung janji Presiden Jokowi dalam kampanye soal memperkuat KPK.

“Ya, tadi sambil becanda pimpinan KPK sempat menyinggung janji Presiden Jokowi bahwa di dalam kampanyenya dulu pernah menyebut akan memperkuat KPK. Termasuk anggaran di KPK,” ujar Johan Budi di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/11).

Memperkuat KPK yang dimaksud itu, terang Johan, selain mengenai anggaran juga termasuk rencana pemerintah untuk membangun gedung baru bagi KPK. Namun, Johan menegaskan, pimpinan hanya sebatas menyinggung. Belum ada pembicaraan mengenai kesepakatan penambahan anggaran melalui Kementerian Keuangan.

“Nggak, nggak (ada kesepakatan anggaran). Tahun 2015 kan sudah ada pagu sementara. Kan tergantung ketersediaan anggaran di (kementerian) keuangan juga,” ujar Johan Budi.

Seperti diketahui, pada musim kampanye Pilpres 2014, Jokowi pernah menyampaikan niatannya untuk meningkatkan anggaran KPK. Hal itu disampaikan Jokowi usai melakukan klarifikasi mengenai Laporan Harta dan Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (26/6/2014).

“Ke depan KPK ini perlu diperkuat, Anggarannya perlu ditambah. Kalau ekonomi kita bagus bisa meloncat mungkin perkiraan saya kurang lebih 10 kali,” kata Jokowi.

Jokowi juga berjanji akan menambah jumlah penyidik KPK. Sebab, selama ini KPK diketahui kerap kekurangan penyidik.

“Kemudian memperbanyak lagi penyidik yang ada. Saya kira ribuan yang perlu ditambahkan, agar kekuatan KPK ini adalah institusi yang betul-betul kuat,” ujar Jokowi di gedung KPK, Kamis (26/6/2014).

Untuk tahun 2015, pagu anggaran Komisi Pemberantasan Korupsi adalah sebesar Rp800 miliar. Jika dinaikkan 10 kali lipat maka KPK akan mendapat anggaran sekitar Rp8 triliun.