Kader Beringin di Sidoarjo Tolak Munas di Bali

Jakarta, Sayangi.com  – Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang diadakan di Bali pada 30 November – 6 Desember mendatang masih mendapat banyak penolakan. Salah satunya kader Golkar Sidoarjo, Jawa Timur.

Bahkan rencananya, massa Golkar dari daerah tersebut hendak menggeruduk lokasi Munas di Bali yang dianggap hanya akal-akalan Aburizal Bakrie (Ical) untuk kembali duduk menjadi Ketua Umum. 

Salah satu kader Golkar Sidoarjo, Muhlis Yulianto mengatakan, massa kader Golkar dari Sidoarjo malam ini sudah mulai berangkat menuju lokasi Munas di Bali. 

“Mereka akan geruduk lokasi Munas,” ujar Yulianto dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jum’at (28/11/2014). 

Menurutnya, Munas yang dilaksanakan Ical di Bali merupakan akal bulus Ical belaka untuk kembali duduk di kursi nomor satu partai berlambang beringin tersebut. 

“Munas di Bali tidak mengakomodir semua kader Golkar, hanya orangnya Ical saja yang setuju,” terangnya. 

Yulianto menambahkan, percepatan Munas merupakan bagian dari skenario kubu Aburizal Bakrie untuk memuluskan langkah Aburizal kembali menduduki jabatan sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar. Kondisi tersebut akhirnya membuat para kader Golkar membentuk Tim penyelamat partai. 

 

Tim tersebut diketuai oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono yang kemudian menunjuk Priyo Budi Santoso, Hajriyanto Y Thohari, Zainudin Amali, Agus Gumiwang, Yorrys Raweyai, Agun Gunandjar, Ibnu Munzir, Laurence Siburian, dan Zainal Bintang sebagai anggota Presidium. 

“Kami kader Golkar akan mendukung tim penyelamat partai, karena Golkar saat ini sedang kritis semenjak Ical memegang tampuk pimpinan. Partai Golkar harus diselamatkan,” tegasnya.