Munas Golkar: Aburizal Hampir Pasti Jadi Calon Tunggal

Foto: Antara

Nusa Dua,Sayangi.Com– Aburizal Bakrie (ARB) hampir pasti akan kembali memimpin Partai Golkar untuk periode 2014-2019. Peluang ARB untuk menjadi satu-satunya calon ketua umum, dan akan dipilih secara aklamasi di Munas IX Golkar yang berlangsung di Westin Hotel, Bali, semakin kuat setelah Airlangga Hartarto mundur dari bursa pencalonan ketua umum.

Kuatnya dukungan terhadap ARB terlihat jelas pada sidang Pleno Munas Golkar dengan agenda pemandangan umum para ketua DPD I Partai Golkar terhadap Laporan Pertanggung-Jawaban (LPJ) DPP Golkar 2009-2014, Senin (1/12) kemarin, yang seolah berubah menjadi koor dukungan terhadap ARB untuk kembali memimpin Golkar periode mendatang.

Hingga Senin malam, Aburizal sudah mendapat dukungan dari 260 lebih DPD I dan DPD II dari 560 pemilik hak suara pada Munas IX Partai Golkar. Dukungan itu diperkirakan akan terus bertambah pada lanjutan persidangan pemandangan umum DPD I Golkar terhadap LPJ DPP Golkar 2009-2014 pada Selasa (2/12) hari ini.

Ketua Dewan Pertimbangan (wantim)  Partai Golkar Ir. Akbar Tandjung, yang terus mengikuti dengan cermat pemandangan umum DPD I terhadap LPJ DPP Golkar 2009-2014, memprediksi bahwa ARB hampir dipastikan akan kembali memimpin Partai Golkar pada periode lima tahun mendatang.

“Semua DPD I yang menyampaikan pandangan umum dengan didampingi para ketua DPD II menyatakan dukungan kepada ARB untuk kembali menjadi Ketua Umum. Kalau pun ada calon lain, apakah bisa memenuhi syarat 30 persen dukungan dari pemilik hak suara?” kata Akbar di arena Munas IX Golkar, Senin (1/12) malam.

Akbar mengemukakan, kuatnya dukungan dari pimpinan DPD I dan DPD II itu merupakan bentuk pengakuan terhadap keberhasilan ARB selama lima tahun memimpin Golkar sejak 2009. Selain itu, katanya, faktor lain besarnya dukungan kepada ARB adalah kuatnya komitmen agar Partai Golkar tetap berada di Koalisi Merah Putih (KMP).

Duet Maut ARB dan Akbar

Selain memberikan dukungan kepada ARB untuk kembali memimpin Partai Golkar untuk lima tahun mendatang, mayoritas DPD I Golkar yang sudah menyampaikan pandangan umum, juga menyampaikan dukungan kepada Akbar Tandjung untuk kembali menjadi Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPP Partai Golkar.

Dukungan agar Akbar Tandjung kembali menjadi Ketua Wantim, antara lain disampaikan delegasi Partai Golkar dari Kalimantan Barat dan Jawa Timur.

Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Timur, Edi Kuntadi, dalam pandangan umumnya menyebut duet ARB dan Akbar Tandjung sebagai duet maut yang telah berhasil memimpin dan menjaga keutuhan Partai Golkar selama lima tahun ini. Duet maut itu, katanya, perlu dipertahankan untuk lima tahun ke depan.