Demokrat: Sikap ARB Tolak Perppu Pilkada Bentuk Penghianatan

Jakarta, Sayangi.com – Politisi Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin menyayangkan perubahan sikap Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (ARB) terkait Perppu Pilkada yang sebelumnya telah disepakati oleh pimpinan Parpol dalam Koalisi Merah Putih (KMP).

“Sikap Ketum Golkar yang mendukung Pilkada Tidak Langsung, penghianatan terhadap hak rakyat,” tegas Didi Irawadi dalam rilis kepada Sayangi.com, Rabu (3/12) malam.

Menurut Didi, Pilkada langsung yang digagas mantan presiden SBY sebagaimana menjadi amanat Perppu sudah disepakati oleh partai-partai di KMP termasuk Golkar. Namun, dalam Munas Golkar, Ketum Golkar tiba-tiba berbalik tidak setuju pada Pilkada Langsung. Hal itu diyakini Didi sebagai sebuah manuver yang berupaya membatalkan Perppu Pilkada langsung yang telah dikeluarkan mantan Presiden SBY.

“Sangat disesalkan sikap balik badan dari Ketum Golkar tersebut. Apabila kelak partai lain yang tergabung dalam KMP juga berbalik menolak Perppu Pilkada Langsung, maka saya meyakini rakyat perlahan tapi pasti akan meninggalkan KMP,” ujarnya. 

Didi meminta rekan-rekannya di KMP untuk berfikir dan mengkaji lagi secara mendalam sikap berbalik badan yang dilakukan Ketum Golkar tersebut.

“Sebelum nasi menjadi bubur, yang saya yakini rakyat pasti akan marah karena hak konstitusi untuk memilih wakilnya sejak sepuluh tahun lalu tiba-tiba harus dicabut, sekali lagi mari berpikir bijaksana tentang hal tersebut,” katanya. 

Ia mengingatkan, jangan hanya karena nafsu kekuasaan dan sekadar kepentingan politik sesaat, proses demokrasi yang susah payah kita bangun, kita juga yang menghianatinya.