Mensos Mendukung Sepenuhnya Karang Taruna

Foto: Sayangi.com/Emil

Asahan, Sayangi.com – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dirinya mengapresisasi keberadaan organisasi Karang Taruna dalam menghadapi era Globalisasi dan menyambut masyarakat Ekonomi Asean. Menurut Khofifah, adanya organisasi Karang Taruna menjadikan pemuda desa menjadi garda depan dalam pembangunan desa menuju  pembangunan nasional.

“Keberadaan organisasi Karang TTaruna tidak lagi menjadi early warning sistem tetapi saat ini sudah menjadi alarm warming system terhadap traficking serta memerangi bahaya penggunaan miras dan narkoba,” kata Khofifah saat memberi sambutan pada puncak Acara Bulan Bakti National Karang Taruna (BNKT) di halaman alun alun Rembate Rata Raya Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Jumat (12/12).

Mensos juga menegaskan bahwa organisasi Karang Taruna menjadi privat support dari Kementrian Sosial. Di acara ini, Mensos juga menyumbangkan secara simbolis bedah rumah sebanyak 40 rumah serta mesin jahit dan kursi roda, mesin compressor serta modal usaha bagi pemuda desa.

Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho dalam sambutannya mengatakan, hendaknya puncak acara BNKT menjadi silaturahmi dan sebagai pijakan  pemuda Indonesia serta memperkuat kesadaran kolektif untuk semakin mempersatukan pemuda Indonesia dalam mengisi pembangunan.

“Kehadiran para pemuda desa dari berbagai pelosok Sabang sampai Merauke dalam acara Bulan Bakti National Karang Taruna di Asahan akan mempercepat pembangunan ekonomi  Indonesia menjadi kuat,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Karang Taruna Taufan  E.N Rotorasiko mengatakan bahwa investasi yang diberikan  pemerintah kepada Karang Taruna tidak akan sia sia. Sebagai Ketua Umum Karang Taruna, Taufan berharap Bulan Bakti National Pemuda Karang Taruna ini dapat menjadi  spirit Forum Intergrasi Bangsa dalam membentuk  pemuda desa sebagai nilai komperensif sebagai kekuatan desa. Ia juga berharap kegiatan Bulan Bakti Nasional Karang Taruna  menjadi spirit pemuda desa agar lebih produktif dan mandiri.

“Bagaimanapun nilai nilai kolektifitas ada di desa-desa dan organisasi karang Taruna sebagai bentuk membangun ketahanan nasional yang subsantif,” pungkasnya

Hadir pula dalam puncak acara tersebut Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, 30 Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kabupaten Kota seluruh Indonesia, serta 4 Gubernur seluruh Indonesia yang menerima  penghargaan Karta Adhi Dharma atas jasa keberhasilan membina Karang Taruna di wilayah masing masing. Penghargaan Karta Adhi Dharma langsung diberikan oleh Mensos Khofifah Indar Paraswati didampingi Ketua Umum Karang Taruna Taufan E.N Rotorasiko.