Menang Voting Dari Titiek Soeharto, JK Kembali Pimpin PMI

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta,Sayangi.Com– Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) terpilih kembali menjadi ketua umum Palang Merah Indonesia (PMI) periode 2014-2019, setelah menang voting dari Siti Hediyati Hariyadi atau Titiek Soeharto dalam Musyawarah Nasional (Munas) PMI ke-20 yang digelar di Hotel Millenium, Jakarta Pusat.

Dalam voting tertutup pada Kamis (18/12) dini hari, JK memperoleh 247 suara sedangkan Titiek Soeharto hanya meraih 170 suara. Satu suara abstain.

Menurut rilis Kepala Divisi Kelembagaan Markas Pusat PMI, Exkuwin Suharyanto, Kamis, sebagai ketua umum terpilih JK akan segera membentuk tim formatur untuk menentukan kepengurusan PMI periode 2014-2019.

JK adalah ketua umum PMI incumbent (petahana). Tanda-tanda JK akan terpilih kembali sudah terlihat saat 33 perwakilan PMI provinsi menyampaikan pandangan terhadap laporan pertanggung jawaban (LPJ) ketua umum PMI 2009-2014. Mayoritas perwakilan PMI provinsi menerima LPJ tersebut dengan baik, dan secara terbuka menyampaikan dukungan agar JK kembali menjabat sebagai Ketua Umum.

Munculnya nama Titiek Soeharto sebagai Calon Ketua Umum PMI dalam Munas ke-20 ini, sempat menimbulkan rumor terjadinya persaingan antara Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Maklum saja, karena Titiek Soeharto adalah politisi Partai Golkar yang merupakan motor KMP sedangkan JK adalah wakil presiden yang didukung oleh KIH.

Saat ditanya wartawan, Titiek Soeharto membantah adanya kubu-kubuan dalam pemilihan ketua umum PMI. Puteri almarhum mantan Presiden Soeharto ini mengemukakan alasan mengapa ia berniat maju untuk memimpin lembaga kemanusian ini.

Menurut Titiek, ia berniat maju karena sebelumnya JK mengatakan tak akan mencalonkan diri lagi sebagai ketua umum PMI.

“Sebelumnya Pak JK bilang nggak mau maju lagi. Pak JK baru seminggu yang lalu mengatakan mau maju, padahal saya sudah kadung mensosialisasikan akan ikut pemilihan Ketum PMI. Saya sudah jalan sosialisasi sama temen-teman di daerah,” katanya.