Sekjen PBB dan Pemimpin Dunia Puji Normalisasi AS-Kuba

New York,Sayangi.Com– Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dan sejumlah pemimpin dunia menyambut normalisasi hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Kuba sebagai “berita positif”, dan mengucapkan terima kasih kepada pemimpin kedua negara yang telah mengambil langkah sangat penting tersebut.

“Berita tersebut sangat positif. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden AS Barack Obama dan dan Presiden Kuba Raul Castro karena telah melakukan tindakan sangat penting ke arah normalisasi hubungan kedua negara,” kata Ban Ki-Moon, dalam pidato akhir tahun di Markas PBB, New York, Rabu (17/12).

Seperti dikutip kantor berita Xinhua, Sekjen PBB berharap pengumuman itu akan memperluas pertukaran lebih lanjut antara kedua negara, yang telah terpisah sudah cukup lama.

“PBB siap membantu kedua negara tersebut dan membina hubungan bertetangga mereka yang baik,” kata Ban.

Pau Fransiskus juga telah mengirimkan ucapan selamat dan memimpin doa atas dicapainya normalisasi hubungan Amerika Serikat – Kuba yang disambut di Eropa dan Amerika Selatan sebagai langkah bersejarah.

Menurut Paus, Vatikan telah memainkan peran sangat penting dalam membawa negara adidaya kapitalis global dan negara pulau nakomunis itu akhirnya bergandengan tangan lagi.

Pada Oktober lalu, Vatikan menyeru Presiden AS Barack Obama dan pemimpin Kuba Raul Castro untuk mengakhiri permusuhan, dengan menawarkan penengah yang membuka jalan bagi solusi yang bisa diterima kedua belah pihak.

Kanada juga menyambut baik perkembangan terakhir antara AS dan Kuba. Perdana Menteri Kanada Stephen Harper yang negaranya tak pernah memutuskan hubungan dengan Kuba menyatakan, negaranya juga berperan dalam normalisasi hubungan AS-Kuba itu dengan menjadi tuan rumah pertemuan rahasia pada 2013.

Uni Eropa yang menyatakan akan segera menormalisasi hubungan dengan Kuba, menyebut mesranya lagi AS dan Kuba sebagai titik balik sejarah.

“Hari ini dinding mulai runtuh,” kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini, seraya mengatakan bahwa 28 negara anggota Uni Eropa ingin memperluas hubungan dengan semua bagian masyarakat Kuba.

Di Amerika Selatan, lima negara anggota blok Mercosur yang tengah bertemu di Argentina menyambut gembira kabar tersebut.

“Kita tengah melalui hari yang bersejarah,” kata Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang merupakan sekutu utama Kuba pada pertemuan di Argentina itu.

Maduro menyebut perkembangan ini sebagai kemenangan moral bagi Fidel Castro. Dia juga menggarisbawahi peran Paus Fransiskus. “Ini berkat peran beliau, dan ini adalah kado terbaik untuk ulang tahunnya,” kata dia merujuk hari ulang tahun ke-78 Paus Fransiskus. (AFP/Reuters)