Update Longsor Banjarnegara: 85 Tewas dan 23 Belum Ditemukan

Foto: Ant

Banjarnegara, Sayangi.com – Sampai hari ini, sudah ada 85 orang korban tewas akibat tertimbun longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, yang ditemukan.

Demikian data terakhir pukul 10.50 WIB, Kamis (18/12), yang disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho kepada redaksi sesaat lalu.

85 orang yang tewas tersebut terdiri dari, 50 laki-laki dan 34 perempuan.

Sutopo juga menjelaskan, korban yang belum ditemukan berjumlah sebanyak 23 orang.

Para relawan pun mulai memfokuskan penanganan bencana pada tahap pemulihan dan recovery.

Meski masih ada aktivitas evakuasi korban, namun proses pemulasaraan jenazah korban akan dihentikan dan fokus pada pemulihan pascabencana mulai Kamis (18/12). Menurut Ketua Posko relawan pemulasaraan jenazah, Pudjo Hardiansyah, proses pemulasaraan segera dihentikan dan berganti fokus pada trauma healing, pembersihan tempat kejadian longsor dan proses recovery bencana lainnya.

“Kenapa pemulasaraan jenazah dihentikan, karena meski masih ada proses evakuasi, namun korban yang ditemukan tim sudah tidak berbentuk lagi karena terlalu lama tertimbun, dan berdasarkan diskusi dengan pihak terkait, tidak ada proses pemulasaraan jenazah lagi, sehingga setelah evakuasi, korban langsung dimakamkan di pemakaman umum,” kata Pudjo.

Sebelumnya, Bupati Banjarnegara Tejo Slamet Utomo menegaskan bahwa masa tanggap darurat bencana longsor di daerahnya ditetapkan sejak 8 hingga 21 Desember 2014. Saat ini jumlah pengungsi ada 1.145 jiwa tersebar di 10 titik.